SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Patroli Bersepeda Motor, Kapolres Mempawah Gelar Tatap Muka di Empat Desa Jelang Pilkades

Patroli Bersepeda Motor, Kapolres Mempawah Gelar Tatap Muka di Empat Desa Jelang Pilkades

Rombongan Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono dan Wakapolres Kompol Sutrisno menempuh perjalanan dengan sepeda motor untuk menggelar tatap muka di empat desa jelang Pilkades, Kamis (1/6/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Mempawah, 12-27 Mei 2023, Kapolres Mempawah, Polda Kalbar, AKBP Sudarsono dan jajaran mengintensifkan kegiatan preemtif.

Seperti yang dilakukan Kapolres dengan melakukan patroli jarak jauh bermotor dirangkai tatap muka di 4 desa yang menyelenggarakan Pilkades di Kecamatan Sadaniang dan Kecamatan Toho, Kamis (1/6/2023).

Keempat desa itu adalah Desa Pentek dan Amawang di Kecamatan Sadaniang, serta Desa Kecurit dan Pak Laheng di Kecamatan Toho yang akan melaksanakan Pilkades secara e-voting, pada 12 Juni mendatang.

Di hadapan para tokoh, calon kepala desa, BPD dan panitia penyelenggara Pilkades, Kapolres menyampaikan sejumlah arahan dan imbauan agar pesta demokrasi tingkat desa berjalan tertib, aman dan lancar.

Kapolres Mempawah berpesan agar PPKD Desa dibantu aparatur desa aktif menyampaikan tata tertib Pilkades, baik kepada para calon kades, tim sukses maupun masyarakat agar dapat dipahami.

“Kami juga mengimbau agar para calon kades beserta tim sukses untuk dapat selalu mengendalikan diri dan selalu mematuhi ketentuan aturan yang berlaku,” ujar AKBP Sudarsono.

Selanjutnya, imbuh Kapolres, apabila dalam pelaksanaan Pilkades ditemukan adanya kecurangan, maka laporan yang akan disampaikan mesti dilengkapi dengan bukti-bukti yang cukup.

“Jadi jangan sampai mengambil tindakan sendiri yang bersifat anarkis, sehingga merugikan banyak pihak, baik diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kapolres Sudarsono mengingatkan.

Kapolres Mempawah juga berpesan, sebelum, saat dan sesudah Pilkades jangan ada tindakan intimidasi, isu SARA, penyerangan atau kegiatan yang sifatnya berlebihan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami harap masing-masing calon bisa mengadu gagasan dan program agar bisa menarik simpatik pemilihnya, sehingga calon yang terpilih itulah figur terbaik dan harus didukung,” katanya.

Pesan lain yang disampaikan Kapolres Mempawah adalah terkait masa tenang sebelum pemungutan suara yang diharapkan tidak dimanfaatkan untuk melakukan aksi “gerilya serangan fajar”.

“Karena nanti kalau tidak terpilih pasti akan timbul masalah baru, apalagi kalau sampai tertangkap tangan, baik oleh lawan politik atau Polri. Jadi kami mengimbau manfaatkan masa tenang untuk berdoa,” katanya.

Dan jikalau tidak terpilih, maka Kapolres menyarankan agar calon bersangkutan dapat memanfaatkan kesempatan berikutnya mengikuti kontestasi Pilkades enam tahun berikutnya

“Kami juga mengharapkan seluruh masyarakat bersepakat untuk selalu menjaga kondusivitas kamtibmas menjelang dan setelah pemungutan suara Pilkades,” tutupnya.

Hadir mendampingi Kapolres, Wakapolres Mempawah Kompol Sutrisno, PJU Polres Mempawah, Kapolsek Toho Ipda Dian Kristianto beserta jajaran, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan