Gelar Sandur Madura, Upaya Laskar Sakera di Mempawah Tampilkan Seni Budaya Perekat Silaturahmi

Prosesi pelantikan Pengurus Ranting LSKM Desa Sungai Bakau Kecil oleh Ketua DPD LSKM Mempawah Herman dan antusias warga menyaksikan atraksi kesenian Sandur Madura, Rabu (31/5/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) atau Laskar Sakera Kabupaten Mempawah menggelar kegiatan rutinitas dalam bentuk atraksi kesenian Sandur Madura di Desa Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (31/5/2023) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di kediaman warga setempat Kholis ini turut dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Ranting LSKM Desa Sungai Bakau Kecil oleh Ketua DPD LSKM Mempawah Herman.

Dalam kesempatan itu, Herman mengingatkan pengurus LSKM berbagai tingkatan di Kabupaten Mempawah harus berani berperan lebih aktif meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama dan lintas etnis.

“Kita mesti siap mewakafkan diri untuk tampil memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Mempawah. Manfaatkan organisasi yang ada untuk lebih terkoordinir dalam berbuat,” katanya.

Kepada pengurus LSKM Ranting Sungai Bakau Kecil yang baru saja dilantik, Herman mengucapkan selamat dan sukses dalam menggerakkan roda organisasi di tingkat desa.

“Harapan saya selaku ketua, saudara semua dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar hadirnya LSKM dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Dan bagi pengurus ranting yang ada di desa-desa se-Kabupaten Mempawah baik yang sudah dilantik maupun yang belum dilantik, diminta Herman tetap semangat dan tetap kompak.

Terkait acara rutinitas yang digelar LSKM dengan menampilkan kesenian Sandur Madura, dijelaskan Herman, akan dilaksanakan setiap bulan sekali dengan sistem bergilir di Kabupaten Mempawah.

Untuk di Desa Sungai Bakau Kecil ini adalah acara rutinitas yang kedua kalinya dan sesuai jadwal kegiatan ketiga akan dilaksanakan pada 1 Juli 2023 di kediaman Herianto, Ketua LSKM Sungai Pinyuh dan seterusnya.

Tidak lupa, Herman mengucapkan terima kasih kepada para ketua lintas etnis yang hadir di Desa Sungai Bakau Kecil, diantaranya Datok M.Hasby, Adrianus Marcel, Mohlis Supriandi, Dedi Junaidi dan lainnya.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak Polsek Mempawah Timur dan Koramil Mempawah yang telah bersedia mengawal dan menjaga kegiatan LSKM dari awal hingga akhir, sehingga berjalan tertib, aman dan lancar,” katanya.

Herman juga bersyukur kegiatan rutinitas LSKM ini walaupun baru dua kali dilaksanakan, ternyata mendapatkan sambutan antusias dari para pengurus dan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Ia juga yakin dan optimis dengan seni dan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan akan mampu membangun persatuan dan terciptanya hubungan yang harmonis antar lintas etnis di Kabupaten Mempawah.

“Walaupun Seni Budaya Sandur ini sudah lama tenggelam, namun kami lewat LSKM akan berusaha menghidupkan kembali seni dan budaya Madura. Kendati kami tidak punya pendanaan sedikitpun,” ucap dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS