Tengku Anggun Lestari Terima Penghargaan Perempuan Berjasa Dari OASE KIM

Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju, memberikan penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi.[HO-Prokopim KKU]

Kayong Utara (Suara Kalbar)- Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke -145 Tahun 2023, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju, memberikan penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi.

Terdapat 14 orang penerima penghargaan untuk wilayah Kalimantan Barat yang diwakili oleh setiap masing-masing kabupaten/kota.

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Lismaryani Sutarmidji untuk memberikan penghargaan secara langsung dari OASE-KIM, kepada perempuan berjasa dan berprestasi dibidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial Budaya, Lingkungan Hidup dan Pertanian di Provinsi Kalimantan Barat, yang berlokasi di Aula Garuda Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (25/05/2023).

Tengku Anggun Lestari, dari Kabupaten Kayong Utara menjadi salah satu perempuan yang menerima Penghargaan Perempuan Berjasa dan Berprestasi Bidang Lingkungan Hidup dari OASE-KIM.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji memberikan apresiasi kepada penerima penghargaan.

“Memperoleh predikat sebagai perempuan berjasa dan berprestasi tentunya sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat atas penghargaan yang ibu-ibu peroleh,” ungkap Lismaryani, dalam keterangan tertulis diterima Suarakalbar.co.id, Sabtu(27/5/2023).

Ketua TP PKK Provinsi Kalbar tersebut, juga berterima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi para penerima penghargaan di bidangnya masing-masing yang membawa nama Provinsi Kalbar di tingkat nasional.

“Hal ini dimaknai bahwa setiap masa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara peran perempuan sangat penting seperti yang dilakukan ibu-ibu adalah sebagian dari penghayatan akar perjuangan sebagaimana telah dilakukan oleh peran tokoh nasional di masanya,” papar Lismaryani.

“Tetap semangat dan optimis, karena optimis terkait dengan kesuksesan dan kebahagiaan. Bahwa setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya,” tambah Lismaryani.

Sementara itu, Tengku Anggun Lestari mengatakan tema yang dibawa untuk meraih penghargaan ini adalah merawat bumi bertuah dengan pelestarian hutan mangrove dan daur ulang sampah.

Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata dalam meningkatkan produktivitas lahan pada ekosistem mangrove hutan pantai dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya terlibat aktif menjadi volunteer Yayasan Karimata Indonesia dalam pelestarian Hutan Mangrove di Edu Wisata Track Hutan Mangrove Sukadana,” kata Anggun.

Selain itu, Ia juga menginisiasi Greenalst Recycling Center sebagai wadah untuk mendaur ulang sampah menjadi produk yang bisa dimanfaatkan kembali dan bernilai ekonomis.

“Limbah rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran dapat dijadikan sebagai Eco-Enzyme yang dapat menjadi filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, pupuk alami untuk tanaman dan menurunkan efek rumah kaca,” ujar Anggun.

Untuk itu, Anggun berharap, dalam menerima penghargaan di bidang lingkungan ini merupakan langkah awal dalam berproses untuk tetap peduli terhadap lingkungan.

“Semoga ini menjadi campaign dan inspirasi, terutama bagi perempuan-perempuan Indonesia khususnya Kalimantan Barat untuk menjadi Kartini masa kini dalam menjaga kelestarian alam,” ucap Anggun.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS