SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Semburan Lumpur di Wajok Hilir, Polisi Sebut Sempat ada Percikan Api

Semburan Lumpur di Wajok Hilir, Polisi Sebut Sempat ada Percikan Api

Lokasi semburan lumpur di Ponpes Nurul Alamiyyah, Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.[Suarakalbar.co.id/Diko Eno]

Mempawah (Suara Kalbar) – Semburan lumpur yang terjadi di pusantren Nurul Alamiyyah, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah sempat mengeluarkan percikan api. Saat dilakukan pengeboran sumur, terjadi ledakan dan semburan lumpur yang cukup besar.
Kapolsek Jongkat, Ipda Fadhilah anugrah Sakti mengatakan kejadian ini terjadi sekitar pukul 1 siang. Saat yayasan Ponpes melakukan pengeboran sumur pada kedalaman 40 meter, tiba-tiba terjadi ledakan yang menghasilkan semburan lumpur dan api.

“Kejadiannya sekita pukul 1 siang. Pada saat dilakukan pengeboran sumur oleh pihak ke tiga yayasan di pusantren Nurul Alamiyyah, pada saat dimasukan pada kedalaman 40 meter terjadi ledakan, dari ledakan itu menghasilkan ada semburan api juga, dan untungnya dibantu dengan cuaca cukup deras hujannya tadi. Sehingga api pun tak kemana-mana,”katanya kepada Suarakalbar.co.id, Senin (8/5/2023).
Kronologi kejadian ini berawal saat melakukan pengeboran sumur di pusantren Nurul Alamiyyah. Ketika kedalaman mencapai 40 meter, terjadi ledakan yang mengakibatkan semburan lumpur dan percikan api.

Sempat terjadi percikan asap, pasir dan lumpur, namun untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meskipun begitu, bencana ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan laboratorium pusantren dan sumur tidak bisa digunakan lagi untuk pengeboran.

“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan laboratorium pusantren, kemudian sumur pun tidak bisa dilakukan kembali untuk pengeboran, sempat ada percikan api, asap, pasir dan lumpur, namun korban jiwa tidak ada,”ucapnya.

Sakti mengungkapkan, Aparat keamanan telah membantu masyarakat dalam mengamankan barang-barang dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi kejadian, karena khawatir terjadi semburan susulan.

Sementara itu, Kepala Desa Wajok Hilir, Abdul Majid menjelaskan adanya laporan dari warga pihaknya pun bergegas turun kelokasi kejadian.
Awalnya kata Majid, Semburan dari dari pengeboran tersebut terlihat kecil, namun lama-kelamaan semakin membesar sempat mengeluarkan percikan api.

“Kami mendapatkan laporan dari warga adanya semburan lumpur, maka kami langsung ke lokasi. Awalnya semburan itu kecil namun makin membesar dan sempat ada keluar percikan api,”pungkasnya.

Pantauan Suarakalbar.co.id dilapangan, hingga kini semburan lumpur tersebut sudah terhenti. Namun petugas kepolisian memasang garis police line agar masyarakat tak melintas di area lokasi itu guna memudahkan pihak-pihak yang terkait dalam melakukan pemeriksaan lebih dalam pada kejadian ini.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan