SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Landak Jejak Raden Abdul Kahar, Bayi Kembar Itu Bernama Ismahayana dan Ria

Jejak Raden Abdul Kahar, Bayi Kembar Itu Bernama Ismahayana dan Ria

Ketua Pergunu Kalbar< Jasman Haris saat menyeberangi sungai Landak menuju makam Raden Abdul Kahar di Desa Mungguk. SUARAKALBAR.CO.ID/Dok Pribadi Jasmin Haris.

Catatan: Jasmin Haris, Ketua Pergunu Kalbar

DUA bayi yang diletakkan di halaman rumah Ria Siner Kampung Jering Kecamatan Banyuke Kabupaten Landak beralaskan tikar atau Bide’ ada yang menangis kulit merah. Raja Pulang Pali VII langsung mengangkat bayi yang menangis anak Tuan Raja Pulang Pali. Anak inilah yang diberi nama oleh Raja Pulang Pali Raden Ismahayana.

Al kisah bahwa bayi kembar laki-laki itu beri nama oleh Raja Pulang Pali bernama Ismahayana dan Satunya lagi Ria beri nama oleh Ria Kanuh, karena tidak menangis kena matahari. Ria Kanuh sering dikenal oleh masyarakat setempat Dul Kasim. Ria Kanuh dan Raden Ismahayana bersaudara serta satu Ibu.

Mereka saling membantu dan mendukung dalam kemasyalatan bangsa dan kaumnya baik baik terkait perkawinan, kelahiran, kematian, tanah air dan lain-lain Pada akhirnya mereka sepakat dengan perjanjian 12. Sumber Induk lontar kerajaan Landak. Isi perjanjian 12 tersebut ada dalam Lontar yang sampai sekarang ada istana kerajaan Landak Ngabang atau Kerabat kerajaan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan