Landak  

Pj Bupati Landak Samuel Hadiri Karnaval dan Pesta HUT ke-6 Nama Pelindung Paroki Santo Yusuf Karangan

Penjabat Bupati Landak, Samuel menghadiri Karnaval dan Perayaan Pesta HUT Ke-6 Nama Pelindung Paroki Santo Yusuf Karangan, di Gereja Paroki Santo Yusuf Karangan, Minggu(19/03/23). SUARAKALBAR.CO.ID/Ho-Prokopim

Landak (Suara Kalbar) – Penjabat Bupati Landak, Samuel menghadiri Karnaval dan Perayaan Pesta HUT Ke-6 Nama Pelindung Paroki Santo Yusuf Karangan, di Gereja Paroki Santo Yusuf Karangan, Minggu(19/03/23)

Turut hadir Uskup Agung Pontianak Mrg. Agustinus Agus, Para Pastor, Para Suster, Anggota DPRD Landak Dapil 3 Fraksi Golkar, Forkopimcan Karangan, Para Umat Se-Paroki Santo Yusuf Karangan serta tamu Undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini Pj Bupati Landak Samuel merasa bangga dengan peningkatan partisipasi umat yang Mengikuti misa perayaan ulang Tahun Paroki santo Yusuf, semangat dari umat di paroki santo yusuf semakin meningkat, jangan sampai saat ulang tahun ini saja umatnya ramai, tapi saat hari-hati lain tempat duduk di gereja yang sangat besar ini banyak kursi kosongnya.

“Pemerintah akan berupaya memfasilitasi tidak hanya melalui pembangunan sarana dan praserana tetapi juga pembangunan dari sisi mental, serta bekerjasama dengan seluruh pemimpin umat untuk membina dan meningkatkan iman dan ketakwaan, bentuk perhatian pemerintah tidak hanya terbatas pada pembangunan sarana dan praserana, tetapi juga pembangunan dari sisi mental ideologi,” ujar Samuel.

Samuel berpesan kepada semua pihak agar bersinergi untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga umat dapat menjalankan misa dengan baik.

“Perlu sinergi semua pihak termasuk aparat keamanan untuk menciptakan suasana yang kondusif untuk beribadah,” Pesan Samuel.

Samuel berharap seluruh umat yang ada di Paroki Santo Yusuf agar mematuhi setiap aturan dan kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah.

“saya harap umat mengikuti setiap peraturan yang di keluarkan oleh pemerintah, saya harapkan masyarakat mematuhi kebijakan setiap pemimpin daerah dari kepala desa, camat , bupati, gubernur sampai presiden sehingga tercipta keamanan dan ketertiban dalam beribadah,” tutup Samuel.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS