Ngopi Bareng Menparekraf Sandiaga Uno di Warkop GL Mempawah, Ini Kata Raja Fajar Azansyah

Raja Fajar Azansyah (kanan) saat ngopi bareng Menparekraf RI Sandiaga Uno di Warkop Goncang Lidah Mempawah, Kamis (9/2/2023). Turut hadir, owner Warkop GL Dewo Dirgantara. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno ke Kabupaten Mempawah, Kamis (9/2/2023), meninggalkan kesan mendalam bagi Raja Rajar Azansyah.

Kesan itu didapatkan penggiat pariwisata dan lingkungan hidup Kabupaten Mempawah itu saat bertemu dan mengobrol langsung dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, di Warkop Goncang Lidah Jalan G.M.Taufik.

Pria yang akrab disapa Fajar ini mengaku bahagia, karena akhirnya bisa bertemu dengan sosok yang memang kehadirannya sudah lama ia nantikan datang di Kabupaten Mempawah.

“Bapak Sandiaga Uno merupakan salahsatu sosok yang sangat sederhana, dan komunikatif. Beliau pendengar yang baik dan sosok pemberi motivator yang hebat untuk kalangan milenial,” ungkap Fajar.

Sebagai salah satu tokoh nasional yang banyak disenangi masyarakat, Sandiaga Uno disebut Fajar merupakan sosok yang sangat ditunggu kehadirannya di Kabupaten Mempawah.

“Alhamdulillah, beliau hadir di Mempawah dan bisa meluangkan waktu singgah mencicipi kopi dan kuliner di Warkop Goncang Lidah. Dan saya berkesempatan untuk bertemu beliau,” ujarnya.

Selama bertemu dengan Sandiaga Uno, momentum berharga itupun tidak disia-siakan Raja Fajar Azansyah.

Pria yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Mempawah Bidang Kemasyarakatan dan SDM ini memanfaatkan pertemuan itu untuk mempromosikan sektor pariwisata dan budaya yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Dalam obrolan yang berlangsung santai tersebut, saya menceritakan tentang budaya, sejarah, potensi wisata serta ekraf yang ada. Terutama tentang Desa Wisata Kabupaten Mempawah,” ungkap Fajar.

Kepada Menparekraf Sandiaga Uno, Fajar menjelaskan tentang Desa Wisata Kabupaten Mempawah yang berkonsep Desa Wisata Berkelanjutan (Lingkungan dan Budaya).

“Saya sampaikan juga tentang apa-apa saja yang telah, sedang dan akan dilakukan di Kabupaten Mempawah,” jelasnya.

Selanjutnya Fajar juga bercerita perihal even budaya unggulan Kabupaten Mempawah yaitu Festival Budaya Robo-Robo yang pernah di-branding Kemenparekraf, serta Festival Sahur-Sahur di bulan Ramadan.

“Nah, khusus Festival Sahur-Sahur, beliau sangat tertarik dengan ‘musik kelontong’. Terlebih sebelum bertamu ke Mempawah, beliau sempat ikut memainkan alat musik tersebut saat launching CoD (Calendar of Event) Pariwisata Kalbar,” ungkap Fajar.

Dalam obrolan yang semakin intens, Fajar selanjutnya menceritakan tentang sejarah Mempawah yang ada hubungannya dengan Kepulauan Riau, yakni Kerajaan Riau-Lingga di Pulau Penyengat.

“Mendengar itu beliau langsung bercerita bahwa ia lahir di Rumbai Pekanbaru-Riau,” ujar Fajar.

Sebelum obrolan berakhir, Sandiaga Uno menitip pesan kepada para penggiat pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif untuk selalu semangat mengembangkan pariwisata di Kabupaten Mempawah.

“Beliau juga menekankan kepada kita tentang pentingnya pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dapat memberikan multiplier effect langsung terhadap masyarakat, serta ekonomi kreatif,” ucapnya.

Ketua Mempawah Mangrove Conservation (MMC) ini pun berharap kehadiran Menparekraf di Mempawah, kedepannya event-event pariwisata dan budaya yang dimiliki Kabupaten Mempawah dapat masuk di CoE Nasional.

Untuk selanjutnya di-branding, serta dibantu pihak kementerian baik itu dalam peningkatan sarana dan prasarana, maupun promosinya agar semakin dikenal luas di seluruh Indonesia bahkan dunia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS