Bupati Sanggau Terima Delegasi Ni-Scops, Ini yang Dibahas
Sanggau (Suara Kalbar)- Bupati Sanggau Paolus Hadi menerima kedatangan Delegasi Nasional Initiatives For Sustainable And Climate-Smart Oil Palm Smallholders (Ni-Scops) dalam rangka melaporkan capaian progaram kerja di Kabupaten Sanggau di ruang musyawarah lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Senin (20/2/2023).
“Kedatangan delegasi Ni-Scops ke Bupati Sanggau untuk soan dan melaporkan capaian progres yang telah dicapai semenjak tahun 2019 di Kabupaten Sanggau, berserta dengan donor (seponsor) dari program Ni-Scops dari kedutaan Kerajan Belanda, disamping kedutaan Belanda kami juga ada delegasi dari pemerintanh Inggris, pemerintah Belgium, serta IDH global di Netherlands, Solidaridad Ghana, Solidaridad Malaysia dan India, kami ingin sama sama belajar tentang apa yang telah dilalsanakan temana temana di Indonesia terutama di Kabupaten Sanggau,” ujar Country Manager Solidaridad Indonesia, Yeni Fitriyanti.
Disampaikan Yeni Fitriyanti, delegasi Ni-Scops akan melakukan kunjungan ke salah satu koorprasi di Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, untuk melakukan pendampingan dimana area tersebut menjadi program perhutanan sosial.
“Untuk pendampingan terhadap para petani kelapa sawit dan itu sudah kami laksnakan dengan memberikan dampingan untuk memenuhi kebutuhan sertifikasi ISPO, jadi selama dua hari kedepan kami akan ada di Sanggau dan selanjutnya kami akan berkunjung ke Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang untuk juga bertemu Bupatinya,” ungkap Yeni Fitriyanti.
Yeni Fitiyanti berharap petani mandiri natinya dapat menerima sertifikasi Ispo karena sertifikasi Ispo sangat penting bagi petani mandiri.
“Sertifikasi ISPO yang dikeluarkan oleh pemerintah indonesia itu supaya para petani ini bisa berkebun sawit secara baik, tidak merusak lingkungan dan tetap bisa menjaga habitat sekitar, dan melakukan sistim pengairan yang baik, dan mendaptkan sertifikasi bibit sawit yang baik sehingga nanti dapat meningkatkan sistem produksi petani sawit di Kabupaten Sanggau,”harapnya.
Sementara itu Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan program bersama Solidaridad, yang bertujuan untuk keberlangsungan petani sawit di Kabupaten Sanggau.
“Hari ini saya mendapat tamu sebayak 27 peserta dari 6 negara yang tergabung di Solidaridad, mereka mau melihat sejauh mana perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Kabupaten Sanggau dan saya berharap dengan program bersma ini kedepanya petani sawit kita dapat meperoleh Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dengan peroduk yang bagus dan berkualitas terkendali,”jelasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






