SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Ria Norsan Beberkan Program DMI Kalbar, Salah Satunya Sertifikasi Lahan Wakaf Masjid

Ria Norsan Beberkan Program DMI Kalbar, Salah Satunya Sertifikasi Lahan Wakaf Masjid

Ketua DMI Kalbar Ria Norsan berfoto bersama pengurus PW DMI Kalbar, PD DMI dan pengurus masjid se Kalbar pada Pelatihan Manajemen Masjid dan Sosialisasi Sertifikasi Lahan Wakaf Masjid tahun 2022, di Aula BPSDM Kalbar, Jumat (2/12/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Dok DMI Kalbar

Pontianak (Suara Kalbar) – Pembangunan masjid Kalimantan Barat terus mengalami peningkatan dan memiliki desain yang futuristis, serta indah-indah bentuknya.

Namun di sisi lain ditemukan ada penurunan peran masjid bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar Ria Norsan saat membuka Pelatihan Manajemen Masjid dan Sosialisasi Sertifikasi Lahan Wakaf Masjid se-Kalbar Tahun 2022, di Aula BPSDM Kalbar, Jumat (2/12/2022).

Ria Norsan yang juga Wakil Gubernur Kalbar menyebut penurunan ini dapat bersumber dari beberapa hal.

Antara lain kurangnya atau lemahnya pengelolaan manajemen masjid, sehingga kurangnya semangat pengurus masjid untuk memakmurkan masjid.

“Kita menemukan masalah bahwa masjid tidak memiliki pusat pemegang kendali, dan hanya terpaku pada keputusan pengelola masjid,” ujarnya.

Jika terus dibiarkan, imbuh Norsan, maka masjid dapat menjadi tempat yang potensial untuk menyebarkan paham-paham yang tidak sesuai syariat Islam dan peraturan yang berlaku.

“Oleh karena itu, perlu ada upaya mengantisipasinya, baik dengan melakukan pelatihan SDM, hingga memperbaiki tata kelola manajemen masjid yang baik dan benar,” jelasnya.

Mengenai sertifikasi lahan wakaf masjid, Ria Norsan mengungkapkan dari jumlah 4.043 masjid di Kalbar, ternyata masih banyak yang belum memiliki kejelasan status lahan atau tanahnya, baik berupa sertifikat kepemilikan dan atau sertifikat wakaf.

“Nah salah satu program Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Barat adalah membantu agar masjid-masjid agar paling tidak 50 persen diantaranya sudah memiliki sertifikat lahan masjidnya,” ucapnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanjut mantan Bupati Mempawah dua periode ini, DMI secara khusus menjalankan program-program terkait peningkatan SDM di masjid, sembari terus melakukan perbaikan fisik masjid.

“Kemudian DMI juga terus menjaga keseimbangan antara fisik masjid, pengurus masjid dan jemaah yang mengisi kegiatan di masjid,” katanya.

Ria Norsan mengungkapkan ada beberapa program unggulan DMI Kalbar yang telah dirumuskan berdasarkan keputusan Rapat Kerja Wilayah beberapa waktu yang lalu.

Antara lain meningkatkan pembinaan sumber daya masjid, mewujudkan masjid mandiri atau masjid percontohan minimal 1 masjid setiap kabupaten/kota.

Menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki akuistik masjid, menyusun data base masjid dan digitalisasi masjid, serta meningkatkan kebersihan lingkungan masjid.

Ketua DMI Kalbar, Ria Norsan.

Selain program DMI Kalbar, imbuh Ria Norsan, DMI kabupaten/kota juga diharapkan mempunyai program yang dapat memakmurkan masjid dan masyarakat sekitarnya.

“Kita ingin masjid memiliki fungsi ekonomi untuk memakmurkan masyarakat disekitarnya. Kita semua tidak menginginkan masjidnya megah, tapi rumah-rumah penduduk disekitarnya reot dan banyak kemiskinan,” tegasnya.

Menyikapi itu, Ria Norsan mengatakan DMI harus mempunyai program memakmurkan masjid sekaligus masyarakat disekitarnya. Dengan demikian masjid dapat berfungsi mengurangi kemiskinan.

“Untuk mewujudkan dan keberhasilan program tersebut, maka DMI perlu bersinergi dengan pemerintah daerah, kementerian agama dan para pihak lainnya,” ucapnya.

Ia pun berharap kepala daerah dan Kementerian Agama Kalbar dapat membantu pengembangan program DMI, agar DMI dapat berperan melakukan pembinaan dan menata manajemen masjid.

Termasuk memperbaiki kualitas imam, khotib, serta pengembangan ekonomi berbasis masjid di Kalbar, sehingga keberadaan DMI akan dirasakan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat, masyarakat dan daerah.

Hadir dalam kegiatan itu, para pengurus PW DMI Kalbar, Pengurus PD DMI se-Kalbar, Pengurus Masjid se-Kalbar, alim ulama, pemuka agama, serta pemuka masyarakat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan