KPU Mempawah Uji Publik Rancangan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Pemilu 2024

KPU Mempawah saat menggelar uji publik rancangan penataan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD persiapan Pemilu tahun 2024 di Aula Wisata Nusantara Resort Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (14/12/2022) siang. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Prianta

Mempawah (Suara Kalbar) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mempawah menggelar uji publik rancangan penataan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD persiapan Pemilu tahun 2024 mendatang.

Kegiatan yang melibatkan para camat, OPD terkait, serta para awak media ini berlangsung di Aula Wisata Nusantara Resort Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (14/12/2022) siang.

Ketua KPU Mempawah M. Agoes Soesanto, menjelaskan uji publik ini digelar pihaknya untuk mendapatkan masukan dan tanggapan para camat, OPD maupun para jurnalis di Kabupaten Mempawah.

“Nah, melalui kegiatan uji publik sesi kedua (sesi pertama diikuti parpol dan bawaslu) ini kami ingin menjaring masukan dan tanggapan dari para undangan terhadap penataan Dapil untuk Pemilu 2024,” ujarnya.

Agoes menambahkan, selama uji publik itu pihaknya mengajukan tiga rancangan dapil di Kabupaten Mempawah untuk Pemilu 2024 nanti kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Kalbar untuk menjadi bahan pertimbangan.

“Kami mengundang bapak dan ibu di sini untuk berdiskusi sekaligus sosialisasi tentang segala proses penataan dapil yang telah dirancang KPU, apakah telah memenuhi 7 prinsip penataan dapil,” jelasnya.

Ketujuh prinsip itu, imbuh Agoes, meliputi kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan.

Adapun tiga rancangan dapil yang akan diusulkan oleh KPU Mempawah, terdiri atas;

RANCANGAN 1

Terdiri dari 4 dapil dengan jumlah kursi 35, dan pembagian di masing-masing kecamatan sebagaimana berikut;

Dapil Mempawah 1 meliputi Mempawah Hilir dan Mempawah Timur dengan jumlah kursi 9, serta Dapil Mempawah 2 yang terdiri dari Toho, Sungai Kunyit dan Sadaniang dengan jumlah kursi 7.

Kemudian Dapil Mempawah 3 terdiri dari Jongkat dan Segedong dengan jumlah kursi 9, serta Mempawah 4 terdiri dari Sungai Pinyuh dan Anjongan dengan jumlah kursi 10.

RANCANGAN 2

Terdiri dari 4 dapil dengan jumlah kursi 35 dan pembagian di masing-masing kecamatan sebagaimana berikut;

Dapil Mempawah 1 meliputi Mempawah Hilir, Sungai Kunyit dan Mempawah Timur dengan jumlah kursi 12, serta Dapil Mempawah 2 meliputi Toho, Anjongan dan Sadaniang dengan jumlah kursi 7.

Kemudian Dapil Mempawah 3 meliputi Jongkat dan Segedong dengan jumlah kursi 9, serta Dapil Mempawah 4 meliputi Kecamatan Sungai Pinyuh dengan jumlah kursi 7.

RANCANGAN 3

Terdiri dari 4 dapil dengan jumlah kursi 35 dan pembagian di masing-masing kecamatan sebagaimana berikut;

Dapil Mempawah 1 meliputi Mempawah Hilir dan Sungai Kunyit dengan jumlah kursi 8, serta Dapil Mempawah 2 meliputi Toho, Anjongan dan Sadaniang dengan jumlah kursi 7.

Selanjutnya Dapil Mempawah 3 meliputi Jongkat dan Segedong dengan jumlah kursi 9, serta Dapil Mempawah 4 meliputi Sungai Pinyuh dan Mempawah Timur dengan jumlah kursi 11.

 

Hasil Uji Publik Dua Sesi

Hasil dari kegiatan uji publik baik sesi pertama dan kedua, mayoritas undangan yang hadir mengusulkan rancangan 1 atau penataan Dapil yang sama pada pemilu 2019 lalu.

Kendati demikian, Agoes menegaskan pihaknya bukanlah yang menetapkan dan sebatas hanya mengusulkan rancangan penataan Dapil di Kabupaten Mempawah untuk Pemilu 2024 kepada KPU RI melalui KPU provinsi.

“Nanti setelah uji publik dan mendengarkan berbagai masukan dari berbagai pihak dalam tiga sesi kegiatan, kita akan susun laporan untuk kemudian disampaikan kepada KPU RI melalui KPU provinsi,” jelasnya.

Sedangkan untuk uji publik sesi ketiga, KPU Mempawah akan mengundang para tokoh, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan dan LSM untuk memberikan masukan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS