Perbakin Sekadau Dirugikan, Pertanyakan Dasar KONI Kalbar Coret Atlet
Sekadau (Suara Kalbar) – Pencoretan atlet Cabang Olahraga Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sekadau yang dilakukan KONI Kalimantan Barat sebagai peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalbar menjadi pertanyaan. Karena dianggap merugikan Kabupaten Sekadau.
Ketua Umum Perbakin Sekadau, Fransisco Wardianus alias Mejeng dalam keterangan persnya, Senin (21/11/2022) memaparkan, atlet menembak atas nama Agus Chandraca sebelumnya terdaftar dan sah atlet menembak Perbakin Sekadau memiliki id card yang dikeluarkan KONI Kalbar. Tiba-tiba kepesertaannya dicoret pada Rabu 16 November 2022 sehari sebelum perlombaan. Namun tiba-tiba besok paginya Kamis 17 November 2022 nya ikut berlomba namun mewakili atlit tembak Kabupaten Kubu Raya.
“Yang jadi pertanyaan dasar pencoretan atlit atas nama itu apa dan dasar menembak untuk mewakili kubu raya apa ? Karena id card sampai hari – H perlombaan belum pernah di cabut oleh KONI dan tidak ada pemberitahuan bahwa atlit tersebut di cabut kepesertaannya,” ungkap Mejeng.
Ia meminta agar KONI Kalbar Arif dan bijaksana atas kisruh ini dan Perbakin Sekadau menyatakan keberatan atas diklaimnya atlet tersebut oleh Kubu Raya. Jika ada hal administrasi yang menjadi permasalahan kami berpikir atlit sejak awal menyatakan tidak pernah terdaftar di kabupaten manapun sesuai surat pernyataan yang dibuat serta data-data pendukung yang diminta sesuai input di bidang IT Sekadau sehingga terbitlah id card sebagai atlit mewakili Sekadau.
“Kami berharap ada jawaban dari KONI Kalbar dan ada keputusan yang terbaik segera diberikan. Kenapa ada terbit id card tanpa barcode ?,” tanya Mejeng.
Perbakin Sekadau juga sudah menyampaikan permasalahan ini kepada KONI Sekadau dan meminta mengajukan protes kepada KONI Kalbar atas dirugikan kabupaten Sekadau.
“Atas nama pribadi kami akan berjuang sampai hak ini benar-benar kembali kepada Sekadau,” kata Mejeng.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi membenarkan adanya masalah atlet Perbakin yang hingga saat ini masih menunggu penjelasan dari panitia dan KONI Provinsi Kalbar.
“Karena memang dari Perbakin Sekadau merasa dirugikan. Karena secara administrasi atlet sudah sebagai peserta dari Sekadau,” ujarnya singkat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






