SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas BNPP Bersama Forpertas dan Baznas Gelar Pelatihan Pemasaran Bagi UMKM di Perbatasan

BNPP Bersama Forpertas dan Baznas Gelar Pelatihan Pemasaran Bagi UMKM di Perbatasan

Foto Bersama peserta dan narasumber pelatihan pemasaran bagi UMKM di Temajuk, Kabupaten Sambas. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Sambas (Suara Kalbar) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bekerja sama dengan Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan (FORPERTAS) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melaksanakan kegiatan pelatihan pemasaran bagi UMKM dan Tata Kelola Desa sebagai Bagian Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agroekowisata di kawasan perbatasan tepatnya di Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (21/11/2022).

Acara diikuti oleh 150 orang peserta yarng terdiri dari pelaku UMKM, Saka Pariwisata, generasi pesona Indonesia (Genpi) Pokdarwis, Karang Taruna, dan tim PKK dan perangkat desa.

Kegiatan yang bertujuan untuk mendorong pengembangan potensi unggulan kawasan temajuk ini di isi dengan kegiatan pelatihan teknis dan pembekalan pengetahuan dan teknologi.

Dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan bagi masyarakat berupa alat produksi dan alat penunjang kegiatan pariwisata bagi masyarakat seperti peralatan masak, peralatan ukir, peralatan sablon pakaian, peralatan berenang dan snorkling. Bantuan ini merupakan pemberian dari BNPP serta BNI setra mitra lainnya.

Sekretaris BNPP Ir. Restuardy Daud, M.Sc selaku dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi Nawacita yang sampaikan Presiden Joko Widodo dalam upaya membangun Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan akan menjadi penguatan bagi masyarakat dan UMKM sebagai bagian pariwisata untuk mengembangkan potensi lokal khususnya untuk menyediakan kebutuhan wisatawan yang berkunjung menikmati keindahan dan pesona alam indonesia khususnya di Temajuk,”ungkapnya.

BNPP dalam melakukan kegiatan ini didampingi oleh FORPERTAS yang terdiri dari 12 Univertas Se Indonesia yang pada pelatihan ini diwakili oleh Universita Gajah Mada (Prof. Suratman, M.Sc, Nanung Agus Fitriyanto, M.Sc, Ph.D, Dr. Agung Satriyo Nugroho), Universitas Tanjungpura (Dr. Elyta, S.Sos, As’ad Albatroy Jalius, S.IP, MIP, Dwita Suci Rohima, S.Sos), Universitas Pertanian Bogor (Prof. Dr. Ir. Dewi Apri Astuti, MS), Universitas Mulawarman (Dr. Irman Irawan, S.Pi, M.Sc), Universitas Padjadjaran (Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, MA, Ph.D) dan Universitas Sriwijaya (Dr. Azhar, SH, M.Sc, LL.M).

Dr. Elyta Mewakili FORPERTAS selaku koordinator lapangan yang juga merupakan Ketua Pusat Studi Perbatasan Asia Tenggara (PSPAT) Untan dalam kegiatan ini menyampaikan berbagai program dan kegiatan kampus di kawasan perbatasan serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan sebagai harapan agar kegiatan pelatihan tidak berakhir saat acara selesai akan tetapi akan terus berkelanjutan kedepannya.

“Salah satu wujudnya adalah mendorong dan menyukseskan Universitas Tanjungpura sebagai Host kegaiatan KKNT Kebaangsaan pada tahun 2023 yang akan datang sehingga hasil dari kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Inovasi Bisnis (Laboratorium Perbatasan) dan Pelatihan Pemasaran terhadap UMKM dan Tata Kelola Desa wisata ini dapat dijadikan bagian dalam KKNT Kebangsaan tersebut,” ungkap Elyta.

Pada penutupan kegiatan tersebut BNPP bersama FOPERTAS dan BAZNAS yang diwakili oleh Bapak Eka Budhi Sulistyo serta pihak yang terlibat mendukung kegiatan pelatihan tersebut menyatakan komitmen untuk mengawal perkembangan dan melakukan pembinaan terhadap kelompok masyarakat:UMKM yang diberikan pelatihan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan