Dinas PKPP Singkawang Utamakan Penyembuhan Ketimbang Pemotongan Bersyarat Hewan Terkena PMK
Singkawang (Suara Kalbar) – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang tetap mengutamakan pengobatan terhadap hewan yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan langkah pemotongan bersyarat merupakan langkah terakhir.
“Kita tetap melakukan pemotongan bersyarat, tapi lebih pada kesembuhan hewan ternak dan hewan yang terkena PMK sudah mau makan,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang Dwi Yanti.
Dia menjelaskan hewan yang terkena PMK sudah mengarah ke kesembuhan dan pada gusinya sudah mulai mengering.
Sebelumnya pada 31 Juli 2022 lalu, kata Dwi Yanti, ada 7 ekor sapi yang terkena PMK dan saat ini sudah berangsur pulih sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Ia mengimbau agar peternak sapi tidak mendatangkan sapi dari luar hingga kondisi sudah terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Namun Dwi menjelaskan bahwa saat ini kondisi pasokan sapi masih mencukupi.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






