Landak  

Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Landak Gelar Rembuk

Peserta rembuk stunting dalam rangka percepatan penurunan stunting di kabupaten landak tahun 2022, di Aula Bappeda Kabupaten Landak, Selasa (05/07/2022). SUARAKALBAR.CO.ID /kominfo ldk

Landak (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Landak Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Landak menggelar rembuk stunting dalam rangka percepatan penurunan stunting di kabupaten landak tahun 2022, di Aula Bappeda Kabupaten Landak, Selasa (05/07/2022).

Sambutan Pj. Bupati Landak yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekda Landak Theresia, kegiatan rembuk stunting Kabupaten Landak bertujuan untuk bersepakat bersama dalam percepatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten Landak.

“Pelaksanaan kegiatan rembuk stunting Kabupaten Landak yang kita laksanakan pada hari ini, bertujuan untuk berkomitmen atau bersepakat bersama dalam percepatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten Landak,” ujar Theresia.

Theresia menegaskan, komitmen bersama yang dapat diwujudkan dalam aksi nyata dilapangan merupakan hal yang sangat penting dalam percepatan penurunan stunting.

“Pentingnya komitmen bersama untuk menyelengarakan percepatan penurunan stunting dengan mengacu pada 5 pilar strategi percepatan penurunan stunting di daerah yang harus diwujudkan dalam aksi nyata dilapangan,” tegas Theresia.

Theresia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan rembuk stunting ini dapat meningkatkan komitmen yang kuat dari piminan OPD Landak, sehingga masalah stunting di Kabupaten Landak dapat teratasi.

“Kita berharap dengan diadakannya kegiatan rembuk stunting kabupaten landak ini dapat meningkatkan komitmen yang kuat dari para pimpinan OPD Landak, untuk mengurangi masalah stunting di Kabupatan Landak. dengan demikian kegiatan dapat dilaksanakan secara terintegrasi untuk memperbaiki koordinasi, cakupan dan kualitas program/kegiatan yang akan difokuskan di desa lokus stunting di Kabupaten Landak, sehingga dapat merencanakan dan menyusun rencana kegiatan yang konvergen lintas sektor berdasarkan 19 desa lokus stunting di Kabupaten Landak, semoga masalah stunting di Kabupaten Landak dapat teratasi,” tutup Theresia.

Acara rembuk itu dihadiri oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Landak, Para Asisten Sekda Landak, Para Kepala Dinas/Badan, Kepala Kanwil Kemenag, Camat dan Kades Se-kabupaten Landak, Ketua Tp-Pkk Kabupaten Landak, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ketua Dpc Ipekb (Ikatan Penyuluh Kb) Kabupaten Landak dan Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS