SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Komisi IV DPRD Sanggau Lakukan Pertemuan dengan Manajemen RS Parindu

Komisi IV DPRD Sanggau Lakukan Pertemuan dengan Manajemen RS Parindu

Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau saat melakukan pertemuan dengan pihak manajemen RS Parindu.

Sanggau (Suara Kalbar) -Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau melakukan pertemuan dengan Manajemen Rumah Sakit (RS) Parindu yang diterima langsung Direktur RS Parindu dr Hengky Adrian dalam rangka terkait permasalahan antara manajemen dan karyawannya, Kamis (28/7/2022).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau Bambang Joko Winayu mengatakan bahwa pihak manajemen RS Parindu berjanji akan segera membayar gaji karyawannya yang menunggak beberapa bulan.

“Hari ini saya bersama teman-teman di Komisi IV sudah bertemu langsung dengan dr Hengky di RS Parindu. Kedatangan kami untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya,” ujar Sanggau Bambang Joko Winayu.

Bambang mengatakan terkait persoalan tersebut, Direktur RS Parindu sudah menyampaikannya ke pihak direksi PTPN XIII.

“Dalam pertemuan tadi, dr Hengky sudah meminta ke direksi PTPN XIII agar bisa membayar gaji karyawan selama 2 bulan. Permintaan ini sudah disetujui oleh direksi PTPN, namun mereka minta waktu 1 minggu untuk membayarnya” ungkapnya.

Bambang juga mengungkapkan bahwa RS Parindu sebelumnya telah memiliki utang Rp 6 miliar dan pernah gaji karyawan tidak dibayar selama lima bulan.“dr Hengky ini baru satu tahun menjabat sebagai Direktur RS Parindu. Utang Rp 6 miliar dan keterlambatan gaji lima bulan saat itu terjadi sebelum dr Hengky menjabat sebagai direktur rumah sakit,” ujarnya.

“Namun hutang dan keterlambatan gaji karyawan lima bulan tersebut, selesai atau bisa dibayarkan di masa kepemimpinan dr Hengky. Tahun ini memang 3 bulan gaji karyawan belum dibayar dan menurut dr Hengky bahwa karyawan tidak mau dibayar satu bulan, sehingga karyawan melakukan aksi mogok kerja”tambah Bambang.

RS Parindu letaknya sangat strategis, ungkap Bambang, juga memiliki fasilitas dan luas yang cukup memadai. Keberadaan rumah sakit ini sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu pihaknya meminta agar RS Parindu tetap beroperasi.

“Kita akan mengawal persoalan ini sampai gaji karyawan dibayar seperti yang telah disanggupi pihak direksi PTPN XIII. Sehingga seluruh karyawan bisa kembali bekerja seperti biasanya,” kata Bambang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan