SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau TMMD ke-113 Kodim Sanggau Resmi di Tutup

TMMD ke-113 Kodim Sanggau Resmi di Tutup

Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Kodim 1204/Sanggau tahun2022 di Desa Selampung, Kecamatan Jangkang dan Entakai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau resmi ditutup dengan dilakukan penyerahan naskah hasil pelaksanaan TMMD dari Dandim 1204/Sanggau Letkol.Inf.Bayu Yudha Pratama kepada Bupati Sanggau Paolus Hadi di ruang musyawarah lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Kamis (9/6/2022).

Sanggau (Suara Kalbar) –Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Kodim 1204/Sanggau tahun2022 di Desa Selampung, Kecamatan Jangkang dan Entakai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau resmi ditutup dengan dilakukan penyerahan naskah hasil pelaksanaan TMMD dari Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Bayu Yudha Pratama kepada Bupati Sanggau Paolus Hadi di ruang musyawarah lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Kamis (9/6/2022).

Bupati Sanggau, Paolus Hadi usai kegiatan mengatakan pada hari ini dirinya menghadiri penutupan TMMD ke-113 Kodim Sanggau yang ditutup oleh Danrem.

“Kegiatan TMMD ini di dua Desa, yaitu Desa Selampung dan Desa Entakai dengan panjang jalannya yang dibangun 24 KM lebih. Saya merasa puas. Dari yang dilaporkan, saya melihat hasilnya dan itu diluar ekspetasi saya. Inilah istimewanya TMMD, saya suka sekali,”ungkapnya.

Tentu ini butuh perawatan lebih lanjut, ujar Paolus Hadi, karena memang banyak daerah yang seperti ini.“Saya berharap agar bisa terus dijaga oleh masyarakat, terutam yang menikmati. Saya tau ini daerah perkebunan. Gotong royong lah, jangan sampai setelah panen tidak ada yang membantu menurunkan sedikit batu. Karena ini emang masih tanah ya, tapi sudah dibentuk dengan baik. Semoga masyarakat puas,”ucapnya.

Sementara itu, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Bayu Yudha Pratama menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan TMMD ini, jalan yang sudah diselesaikan sepajang 24,1 KM. Untuk gorong-gorong yang semula 9 ada tambahan 4, jadi totalnya ada 13 gorong-gorong.

“Kami sudah sampaikan kepada warga termasuk Kades dan Camat, untuk menjaga jalan ini sehingga kedepannya tidak rusak lagi. Jadi masa pakainya bisa lama. Jadi khusus untuk petani kelapa sawit, jika membawa kendaraan dengan beban berat, operasionalnya pada saat kering atau tidak hujan. Sudah kami sampaikan. Termasuk juga di Desa-desa tetangga, kebetulan Kades nya sudah proaktif dan sudah disampaikan ke warganya masing-masing,”ujarnya.

Dandim juga menjelaskan hambatan-hambatan selama pelaksanaan TMMD tersebut, diantara pada saat pra TMMD sekitar 18 hari itu musim hujan, kemudian pada saat satu minggu sebelum tutup, ada beberapa titik banjir.

“Tapi kalau masalah pembebasan lahan tidak ada masalah, masyarakat semua berikan lahannya, mereka sadar itu jalan untuk umum, sehingga tidak ada kendala dilapangan selama pekerjaan berlangsung yang memakan waktu satu bulan atau tiga puluh hari kerja”kata Dandim.

Ketua DPRD Sanggau, Jumadi juga mengaku sangat puas dengan hasil dari pelaksanaan TMMD ke-113 Kodim Sanggau tahun 2022.

“Kami sangat mendukung. Kita dukung dan support semuanya, supaya masyarakat puas dan terjawab jalan yang selama ini parah menjadi bagus,”tegas Jumadi.

Ditempat yang sama kepala Desa Selampung Lukas mengatakan masyarakat merasa puas dengan adanya kegiatan TMMD.

“Pada intinya jarak yang ditempuh dari Selampung ke Sanggau terasa cukup jauh karena jalan yang rusak parah dan sulit dilewati, tetapi dengan adanya kegiatan TMMD sehingga jalan tersebut bisa dilalui masyarakat sehingga jarak tempuhnya sekarang hanya sekitar kurang lebih satu jam saja,”tutupnya.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan