FKUB Mempawah Gelar Sosialisasi Moderasi Beragama di Toho

  • Bagikan
Wakil Bupati Muhammad Pagi saat membuka Sosialisasi Moderasi Beragama dan Peraturan Bersama Menag dan Mendagri Nomor 9 Tahun 2006/Nomor 8 Tahun 2006 di Kantor Camat Toho, Kamis (23/6/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Keberadaan moderasi beragama akan memperkuat Ideologi Pancasila dan aturan hukum turunannya menjadi perekat kebangsaan yang mampu meneguhkan spirit kebersamaan di tengah fakta pluralitas Keindonesiaan.

Dengan kata lain, Moderasi Beragama bukanlah mencampuradukan ajaran agama, melainkan menghargai keberagaman agama di Indonesia, baik aspek agama, suku, ras, budaya, bahasa, teritori, maupun lainnya.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, saat membuka Sosialisasi Moderasi Beragama dan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006/Nomor 8 Tahun 2006 di Kantor Camat Toho, Kamis (23/6/2022).

Peraturan bersama itu tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pendirian Rumah Ibadah.

Muhammad Pagi atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi sosialisasi Moderasi Beragama dan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yang diadakan FKUB Mempawah.

“Kegiatan ini sangat penting. Sebab seringkali masyarakat beranggapan moderasi beragama akan mendangkalkan pemahaman keagamaan. Padahal, itu justru mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan yang sesungguhnya,” ujar dia.

Ia kemudian menjelaskan, Moderasi Beragama dalam konteks ini, berbeda dengan Moderasi Agama. Agama tidak dapat dimoderasikan, karena sudah menjadi ketetapan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Nah dalam konteks ini kita memoderasikan cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang kita peluk sesuai dengan kondisi dan situasi sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran agama,” tegas wabup.

Terkait hal tersebut, Muhammad Pagi menugaskan FKUB Mempawah untuk tetap berkoordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Mempawah dalam mensosialisasikan Moderasi Beragama.

“Pemkab Mempawah melalui Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sekretariat Daerah tetap mensupport kegiatan ini. Harapan kita supaya masyarakat tidak salah dalam memahami Moderasi Bergama,” ucap dia.

Mengenai sosialisasi Peraturan Bersama, dikatakan wakil bupati, tidak hanya mengatur tentang pendirian rumah ibadat saja, tapi turut mengatur tugas-tugas dan kebijakan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam rangka membangun kerukunan umat beragama di daerah.

“Dasar penetapan Peraturan Bersama ini tentu saja merujuk pada UUD 1945 khususnya dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua FKUB Mempawah, Askandar Singodimejo, mengatakan, FKUB hadir untuk membantu pemerintah daerah mengawal dan menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mempawah.

“Kerukunan ini suatu keniscayaan dan wajib untuk kita dalam upaya membangun bangsa dan negara. Alhamdulillah, kerukunan di daerah kita sudah berjalan baik selama ini, tentu tetap harus kita jaga dan rawat bersama,” katanya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, Ishak, yang mewakili kepala kantor, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap sosialisasi Moderasi Beragama dan Peraturan Bersama Menag dan Mendagri.

“Kerukunan yang kita miliki merupakan aset luar biasa bagi bangsa. Karena sudah banyak negara besar yang hancur karena kerukunan yang tidak bisa dirawat,” ungkap dia.

Ishak melanjutkan, banyak negara yang iri dengan Indonesia karena ditengah keberagamannya tetap bisa merawat dan menjaga kerukunan.

“Nah, tentu sudah semestinya aset dalam bentuk kerukunan ini terus kita rawat dan jaga sebagai modal utama untuk membangun bangsa dan negara,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Toho Ferdinanda, Forkopimcam, serta para tokoh lintas agama dan pengurus FKUB Kabupaten Mempawah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan