Dikbud Sambas Berencana Gelar Safari Pendidikan
Sambas (Suara Kalbar)- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas berencana melakukan Safari Pendidikan dalam upayanya untuk mendengar keluhan dan hambatan-hambatan dalam meningkatkan dunia Pendidikan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Samekto Hadi Suseso dalam sambutannya pada acara pelepasan dan Khatamul Al-quran di SD Negeri 1 Mentawa Kecamatan Sambas, Selasa kemarin.
“Kami akan berencana akan melakukan safari pendidikan, dimulai dari bawah untuk mendengar hambatan dan keluhan di sekolah-sekolah,” ujar Seni, sapaan akrabnya.
Menurutnya safari Pendidikan kali ini bukan untuk memperbaiki sekolah, karena menurut Seno, sekolah di Kabupaten Sambas sudah cukup baik.
“Hanya saja perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah khususnya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terkait dengan keluhan dan hambatan dalam melaksanakan Pendidikan terhadap siswa siswi di sekolah,” katanya.
Pada kesempatan itu pria yang baru saja dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada 3 Juni lalu ini meminta dukungan kepada semua stake holder khususnya satuan pendidikan agar pembangunan pendidikan karakter sesuai program visi dan misi bupati dan wakil bupati sambas bisa terwujud.
“Saya meminta kepada seluruh stake holder dan satuan Pendidikan untuk mendukung kegiatan kami, agar visi dan misi bupati dan wakil bupati sambas dalam mewujudkan Pendidikan yang berkarakter bisa lebih baik dan berkemajuan,” tuturnya.
Seno juga memberikan arahan, ada tiga hal yang penting untuk dibiasakan sebagai generasi muda, pertama harus disiplin.
“Dengan disiplin kita berusaha melatih diri untuk tekun dalam menggapai cita-cita. Yang kedua kita harus hidup sehat, dengan kondisi yang sehat kita bisa belajar dengan nyaman dan yang terakhir adalah biasakan hidup bersih karena kebersihan itukan sebagian dari iman kita,” tambahnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Mentawa, Urai Hartini menyambut baik keinginan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, menurutnya dengan safari pendidikan tentunya para guru bisa menyampaikan segala hambatan dan keluhan terhadap kondisi sekolahnya masing-masing “Saya berharap dengan safari pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Sambas,” singkatnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






