SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Terapi Suportif Sembuhkan 47 Sapi di Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak

Terapi Suportif Sembuhkan 47 Sapi di Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak

Terapi Suportif Sembuhkan 47 Sapi di Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Usai beberapa waktu lalu ditemukan 47 ekor sapi yang positif mengidap penyakit mulut dan kuku, Petugas Polsek Sungai raya melalui Bhabinkamtibmas pun rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat serta pemantauan di lokasi tersebut.

Selaku Bhabinkamtibmas Desa Madu Sari Aiptu Sopoyono melakukan sambang ke Balai Karantina Hewan kelas I Pontianak untuk berkordinasi tentang perkembangan 47 hewan ternak (sapi) yang sedang di awasi dari penyakit (PMK) atau foot and mouth desease (FMD).

” Perkembangan 47 hewan ternak (sapi) yang diawasi oleh Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak yang awalanya suspec PMK mulai menunjukan kesembuhan,” tutur Aiptu Sopoyono.

Sementara itu drh. Devi Kusuma Ningrum, selaku penanggung jawab di Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak menjelaskan 47 ekor hewan ternak (sapi) yang awalnya suspec PMK sekarang sudah menunjukan kesembuhan, dikarenakan dari awal kami melakukan terapi supportif kepada 47 ekor sapi yang di awasi pada Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak.

“Terapi suppotif yang kamilakukan dengan cara memberikan Antibiotik, Anti Radang, Anti Alergi, multivitamin dan melakukan penyemprotan disinfektan setiap harinya di semua area kandang di Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak,”jelasnya.

“Hasil dari Terapi suppotif yang kami lakukan membuahkan hasil yang sangat baik dalam mencegah PMK, sekarang kondisi dari 47 hewan ternak mengalami kesembuhan yang ditandakan air liur yang berlebihan pada hewan sapi sudah tidak lagi, demam pada hewan ternak sudah membaik dan nafsu makan ke 47 hewan ternak normal,” tambahnya.

Adanya perkembangan yang baik pada hewan ternak tersebut Balai Karantina Hewan Kelas I Pontianak meminta masyarakat tidak panik menghadapi penyakit tersebut, asal melakukan anjuran yang diberikan petugas sehingga tak menjadi perantara penyebaran PMK.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan