Kepala Kemenag Mempawah Urai Kisah CJH Tersesat dan Diantar Polisi Arab Saudi

Kepala Kemenag Mempawah, Hasib Arista, saat membuka bimbingan manasik haji tingkat kecamatan di zona I yang dipusatkan di Masjid Nikmatullah Sungai Pinyuh, Senin (23/5/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Aspari

Mempawah (Suara Kalbar) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah Hasib Arista membuka kegiatan manasik haji tingkat kecamatan, Senin (23/5/2022).

Bimbingan manasik bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Mempawah dilaksanakan di dua zona.

Zona I dipusatkan di Masjid Nikmatullah Sungai Pinyuh. Terdiri dari CJH asal Kecamatan Sungai Pinyuh, Anjongan, Toho, Segedong dan Siantan.

Sedangkan zona II dilaksanakan di Balai Manasik Haji KUA Kecamatan Mempawah Hilir, yang terdiri dari CJH Mempawah Hilir, Mempawah Timur dan Sungai Kunyit.

Dalam kesempatan itu, Hasib Arista turut menyampaikan pesan kepada calon jemaah untuk selalu menjaga mental dan kesehatan supaya dapat melaksanakan haji dengan baik.

“Termasuk menguatkan niat dan hati yang ikhlas untuk beribadah ke tanah suci. Saya harapkan kesiapan mental kita untuk beribadah ke tanah suci,” katanya.

Kepada pembimbing manasik, diminta Hasib Arista uuntuk menyampaikan materi sesederhana mungkin agar mudah dipahami.

“Utamakan untuk memperbanyak praktik pelaksanaan ibadah haji,” ujar dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, penting bagi calon jemaah haji untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan, baik selama berada di tanah air maupun di tanah suci.

“Patuhi ketua regu maupun ketua rombongan. Harus satu komando. Jangan pernah merasa diri sudah bisa lalu memisahkan diri dengan barisan atau kelompok,” tegasnya mengingatkan.

Karena, imbuh dia, biasanya orang yang merasa diri tahu, merasa sombong pasti bisa, ternyata malah tersesat. Akibatnya pulang ke penginapan malah diantar petugas haji atau polisi Arab Saudi.

“Itu jelas dan saya saksikan sendiri ketika menjadi ketua regu saat melaksanakan haji beberapa tahun lalu,”beber Hasib Arisa.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Mempawah Mulyadi menuturkan, sesuai SK Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI pelaksanaan manasik haji dilaksanakan dua tingkatan.

Pertama dilaksanakan pada tingkat kecamatan yang digelar pada 23-26 Mei 2022. Sedangkan manasik tingkat kabupaten akan dilaksanakan tanggal 30-31 Mei 2022 di Masjid Agung Al-Falah Mempawah.

“Nah, calon jemaah haji kita masuk gelombang pertama, Insya Allah berangkat tanggal 14 Juni 2022 ke Pontianak. Tanggal 15 Juni terbang ke Batam dan tanggal 16 Juni 2022 berangkat ke Madinah,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Plt Kabag Kesra Setda Kabupaten Mempawah Rahmanudin menjelaskan berdasarkan hasil rapat dengan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, biaya lokal yang harus disiapkan setiap calon jemaah haji Kabupaten Mempawah sebesar Rp 4.928.000.

“Hal ini untuk membiayai transportasi lokal, biaya konsumsi, dan akomodasi selama di tanah air,” ungkapnya.

Terkait itu, ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan subsidi kepada calon jamaah haji dari kelebihan anggaran konsumsi yang telah dianggarkan 160 orang.

“Kita menginap hanya saat keberangkatan saja, jadi nanti bisa langsung pulang setelah tiba dari Batam. Jadi total biaya lokal per jemaah haji yang harus dibayar sebesar Rp 4.661.000,” ujar Rahmanudin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS