Ustadz Ahmad Muzzayen, Penulis Naskah Khutbah Jumat di Mempawah yang Selalu Jadi Referensi
Mempawah (Suara Kalbar) – Khutbah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam rangkaian ibadah Salat Jumat.
Khutbah juga menjadi sarana untuk memberikan pemahaman ajaran agama dan membangun kesadaran untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.
Karena itu, tidak semua orang bisa menulis naskah khutbah Jumat yang nantinya mampu mengurai polemik kehidupan dari berbagai dimensi historis, sosiologis serta ajaran berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits.
Sebab dari tulisan naskah khutbah ini lah, sebuah mimbar Jumat sesungguhnya bisa menjadi ajang intelektual religius dan orasi pencerahan masyarakat.
Nah, di Mempawah, salah satu penulis naskah Khutbah Jumat dan Idul Fitri yang dikagumi para da’i adalah Ustadz Ahmad Muzzayen.
Ahmad Muzzayen kini berstatus sebagai tenaga pengajar di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur.
Da’i muda yang akrab disapa Buya ini merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Lughah wa Da’wah, Bangil Pasuruan, Jawa Timur.
Karyanya yang semakin meluas, membuat Ahmad Muzzayen mendapat apresiasi langsung dari seorang da’i muda Mempawah, Ustadz Muhammad Thalhah.
Kepada SUARAKALBAR.CO.ID, Ustadz Muhammad Thalhah, mengatakan, naskah Khutbah Jumat dan Idul Fitri yang disusun oleh Ustadz Ahmad Muzzayen sangat mudah dicerna, tidak terlalu panjang, tidak pula terlalu pendek serta kaya dengan berbagai dimensi kehidupan.
“Beliau (Ustadz Ahmad Muzzayen) selalu memposting materi khutbah setiap Jumat di Grup Whatsapp Wali Santri Pondok Pesantren Al-Mukhlishin. Karena isinya sangat bagus, saya bagikan lagi ke grup lintas masjid, BKPRMI, DMI kabupaten dan DMI kecamatan,” jelas Thalhah.
Menariknya, tambah dia, belakangan materi khutbah yang ditulis Ahmad Muzzayen itu bahkan menjadi referensi khatib di sejumlah masjid Kota Singkawang.
“Ustadz Ahmad Muzzayen ini dikenal sebagai da’i muda yang tawadhu, santun, berakhlak mulia dan dermawan, tidak saja kepada yang lebih tua, tapi juga di hadapan santrinya. Insya Allah ia akan menjadi da’i yang sangat potensial di masa depan. Amiin!” pungkas Ustadz Thalhah.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






