Keraton Ismahayana Landak jadi Ikon Wisata Sejarah
Landak (Suara Kalbar) – Karaton Ismahayana menjadi salah satu ikon objek wisata bersejarah di Kabupaten Landak. Keraton yang merupakan istana bagi Raja Landak yang saat ini masih berfungsi sebagai tempat pertemuan para raja dan pertemuan-pertemuan lainnya.
Kompleks keraton kini sebagian beralih fungsi sebagai museum benda-benda koleksi milik Keraton Ismahayana Landak.
Keraton Ismahayan masih menjaga warisan budaya seperti kegiatan upacara adat, dan benda -benda kuno lainnya. Nilai harga filosofi dan mitologi masih melingkupi kehidupan di Keraton Ismayana Landak.
Menurut Juru Muda Sejarah Ismahayanan Landak Ya’ Muhammad Syarif mengatakan Keraton Ismahayana Landak terletak di pusat Kota Ngabang. Tepatnya di Desa Raja, dengan jarak tempuh dari pusat ibu kota Kabupaten Landak 1.5 Km.
“Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini tidak dikenakan biaya tiket masuk. Pengunjung cukup memberikan seiklasnya. Karena didepan pintu masuk sudah disedikan tok/empat untuk memasukkan uang,” kata Ya’ Muhammad Syarif.
Lebih jauh Syarif mengatakan didalam Keraton Ismahayana Landak ada beberapa peninggalan sejarah yang bisa dilihat atau dikunjunggi demi melihat bukti peninggalan sejarah yang masih ada didalam Keroton Ismhayana Landak.
Diantaranya ruang pusaka, yang mana dalam ruangan itu terdapat benda sejarah milik Kerajaann Landak pada masa itu. Ada kris silang bayu dan keris-keris lainnya, seperti perangkat, gong, meriam dan sebagainya.
“Di dalam keraton terdapat singasana, kamar permisuri, serta kamar rajanya. Juga terdapat ruang tamu dan sebagainya,” ujarnya.
Diluar komplek keraton, ada beberapa bangunan yang terpisah dari bangunan istana itu sendiri. Diantaranya ada balai pertemuan, yaitu Sekretriat Keraton Ismahyana Landak yang mana tempat ini berkumpulnya generasi pemuda dan pemudi yang berada dilingkungan Keraton.
“Terdapat juga bangunan lainnya rumah kuning. Rumah ini dulunya dibuat sebagai tempat tinggal Permai Suri Penembahan Gusti Abdul Hamid,” katanya.
Kemudian, beberapa peninggalan bersejarah lainnya dalam komplek Ismahayan Landak ada masjid bersejarah yaitu Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak.
Tempat lain, yang bisa dikunjunggi diluar komplek, tambah Syarif adalah makam makam Kerajaan Ismahayana Landak.
Didalam makam tersebut terdapat makam raja dan keturunannya. Yang lebih menarik lagi, tambah Syarif, dalam komplek makam ada salah satu makam bersejarah yaitu makam pahlawan nasional yang bernama Pangeran Nata Kusuma.
“Dimana almarhum dianugerahi oleh Presiden RI sebagai Pahlawan Nasional. Yang berjasa memperjuangkan kemerdekaan RI yang mana almarhum dari Kerajaan Landak. Dia juga putra asli Kerajaan Ismahayana Landak,” tutupnya.





