Kasdim 1202 Singkawang Ajak Semua Pihak Cegah Karhutla
Singkawang (Suara Kalbar)- Kepala Staf Kodim 1202 Singkawang Mayor Inf Suharmoko mengajak seluruh pihak baik pemerintahan, swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan Karhutla.
“Dengan optimalisasi pencegahan karhutla, adalah jalan yang terbaik dari pada kita sibuk memerangi api,” ujar Mayor Inf Suharmoko usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Bina Karuna Kapuas 2022 di Halaman Polres Singkawang Jalan Firdaus II Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang, Selasa (8/3/2022).
Dia menjelaskan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dibeberapa wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kalbar, khususnya wilayah Singkawang dan Bengkayang telah menjadi perhatian serius baik nasional maupun Internasional sejak lama.
“Besar harapan kita semua agar kebakaran, kabut asap semakin tahun semakin bisa ditekan. Oleh karena itu pencegahan yang utama dengan cara tetap sosialisasi baik itu dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, Manggala Agni dan stakeholder lainya untuk mengerahkan cara bertanam, berkebun yang lebih ramah dengan lingkungan,”tegasnya.
Dalam amanatnya Kapolda Kalbar yang di bacakan, Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo menyampaikan Kalimantan Barat termasuk salah satu provinsi yang rawan kebakaran hutan, kebun dan lahan, dimana faktor pemicu terjadinya kebakaran adalah pembakaran lahan perkebunan dengan cara dibakar dan tidak terkendali sehingga membakar lahan gambut lainnya.
“Pada tahun 2022 selama bulan januari hingga bulan maret telah terjadi 60 kasus kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah yang ada di Kalimantan Barat,” katanya.
Ia mengatakan kebakaran hutan, kebun dan lahan di areal yang luas dapat menimbulkan dampak yang besar, munculnya kabut asap dapat merusak, saraf otak, menghambat kecerdasan dan pertumbuhan anak-anak, menggangu aktifitas belajar anak di sekolah, menimbulkan penyakit infeksi saluran pernafasan, menghambat transportasi penerbangan lalu lintas di darat dan di laut dan menghambat pertumbuhan ekonomi.
“Berdayakan petugas patroli kelurahan untuk cegah karhutla dan giat patroli dititik beratkan pada titik hot spot, jika menemukan titik api segera dipadamkan. Laksanakan patroli terpadu TNI, Polri, manggala agni dan masyarakat peduli api serta mapping desa-desa yang berpotensi terjadinya karhutla,” katanya.
Masyarakat dalam membuka ladang berpindah dengan cara membakar harus dicarikan solusinya bagaimana mereka tetap dapat bercocok tanam dengan tidak membakar lahan. “Berikan solusi yang berkaitan dengan sistem tanam dan permodalan yang tepat dan efisien,” katanya.
Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat tokoh pemuda dan instansi terkait, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mencegah dan menemukan solusi karhutla di Kalimantan Barat yang dapat menampung kepentingan dan kebutuhan semua pihak termasuk kebutuhan para petani ladang yang membuka lahan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
“Saya mengajak kepada seluruh peserta apel gelar pasukan dan semua elemen masyarakat untuk bersinergi, bersatu padu bahu membahu untuk memberikan solusi bagi permasalahan karhutla di Provinsi Kalimantan Barat yang kita cintai ini,” katanya.
Kepada anggota yang terlibat operasi bina karuna kapuas 2022 agar melaksanakan operasi tersebut dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab serta dapat bekerja sama dengan komponen lainnya termasuk masyarakat sehingga tujuan operasi ini adalah tidak adanya asap di Kalimantan Barat dapat berjalan dengan lancar dan baik.






