Tradisi Saling Berkunjung Saat Imlek Masih Dilestarikan Warga Tionghoa di Singkawang
Singkawang (Suara Kalbar)- Di hari kedua perayaan Imlek di Kota Singkawang, kemeriahan masih tetap terasa diantaranya masyarakat Tionghoa melakukan tradisi saling berkunjung ke rumah saudara, kenalan dan relasi mereka masing-masing pada Rabu (2/2/2022) malam.
Tampak kue khas Imlek baik kue keranjang dan lainnya menghiasi meja dan tak lupa minuman ringan yang terkenal air sarsi atau biasa dikenal di masyarakat juga air pipo juga tak luput menghiasi.
Hiasan pernak-pernik termasuk gambar macan air air, dan bunga mei hwa juga menambah kesemarakkan suasana di kediaman masyarakat Tionghoa.
“Harapan saya semoga di tahun macan ini semua orang mendapat keberkahan yang lebih banyak dari tahun sebelumnya, lebih baik dari tahun sebelumya, kedepanya lebih baik lagi,” ujar Popy, satu diantara warga Tionghoa saat menemani ayahnya Sudirman alias Apin.
Popy juga memanjatkan do’a agar pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga kehidupan kembali normal dan juga semua orang bebas bepergian kemana saja, terutama saat menggunakan moda transportasi udara.
Moda tranportasi udara yang dimaksud popy, yakni saat ini ketika bepergian masih harus menggunakan PCR atau tes antigen yang tentunya menambah biaya perjalanan semakin mahal atau tinggi.
Tak lupa, Popy juga mendo’akan orangtuanya tercinta baik ayah dan ibunya agar tetap selalu sehat dan panjang umur karena harta yang tak ternilai baginya adalah kehadiran kedua orangtua yang selalu berada di sisinya.






