Biawak Ini Akhirnya Jadi “Mainan” Usai Memangsa Ayam di Penibung
Mempawah (Suara Kalbar) – Mat Jais jengkel karena biawak yang berkeliaran kerap memangsa ayam peliharaannya di Dusun Melayu, Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir.
Jais bersama sang anak pun memasang jerat “pelantik”. Hasilnya, seekor biawak dapat ditangkap, Sabtu (12/2/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun yang buat warga tertawa, biawak bertubuh besar dengan panjang 1,5 meter itu justru jadi “mainan” sang anak bungsu, Ilhaq, yang berusia enam tahun.
Ilhaq sama sekali tidak menunjukkan rasa takut terhadap binatang reptil air itu. Apalagi sang ayah, Mat Jais, dengan setia mendampingi.
“Sudah cukup lama kami ngintai biawak ini. Kalau tak ditangkap, lama-lama ayam peliharaan habis semua,” ujar Jais.
Setidaknya, tambah dia, belasan ekor anak ayam lenyap dimangsa biawak yang berkeliaran di sekitar rumahnya.
Akhirnya, Jais yang “manas” bersama anak-anaknya memasang sejumlah jerat “pelantik”. Umpannya adalah isi perut ikan.
“Jerat pelantik dipasang di dua titik, termasuk dekat sumber air atau kolam di sisi rumah. Tak sampai dua jam, satu ekor biawak berhasil kami tangkap,” ungkapnya.
Jais mengaku, usai ditangkap, biawak itu justru jadi mainan anak-anaknya, termasuk yang paling bungsu, Ilhaq.
“Namanya juga anak-anak, biawak itu dipegang dan dijadikan mainan. Agar tak terjadi apa-apa, saya terus mendampingi!” tegas Jais.
Usai sukses menangkap seekor biawak, Jais dan sang anak kembali memasang jerat pelantik di sejumlah titik.
“Mudah-mudahan sore atau malam ini dapat lagi, agar ayam peliharaan kami semue aman,” tutupnya.






