Ketua PKK Bengkayang Canangkan Penanaman Sejuta Pohon di Lokasi Rusak Akibat PETI
Bengkayang (Suara Kalbar) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang Anita mencanangkan penanaman sejuta pohon dalam rangka memperingati hari ulang tahun Pemerintah provinsi Kalimantan Barat yang ke-65 Tahun 2022 di Komplek Intake Madi PDAM Kabupaten Bengkayang, Jumat (21/1/2022).
“Saya hormati pada hari ini kita akan melaksanakan kegiatan penanaman sejuta pohon secara serempak, bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan secara serentak,” ujar Ketua TP PKK Bengkayang Anita.
Dia menjelaskan secara meeting pada sebelumnya di masing-masing daerahnya dalam rangka hari ulang tahun Pemerintah provinsi Kalimantan Barat.
“Pada kegiatan ini kita telah melakukan penanaman pohon pada tempat-tempat fasilitas umum seperti taman-taman tempat pariwisata dan sekolah sekolah yang memerlukan adanya pohon untuk penghijauan ini demi menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan kita,” katanya.
Menurutnya, sebab semakin meningkatnya volume kendaraan bermotor di era modern saat ini memberikan dampak yang cukup parah untuk bumi.
“Kita terutama emisi karbondioksida dan monoksida yang dihasilkan dari proses penguraian bahan bakar oleh mesin kendaraan tersebut, akibatnya temperatur bumi kita semakin meningkatkan hal ini diperparah dengan semakin menurunnya area hijau yang ada di lingkungan kita,” ujarnya.
Selain itu meningkatnya pemukiman masyarakat dan pembangunan fasilitas-fasilitas umum, kata Anita, turut berperan dalam penurunan jumlah area hijau pada lingkungan sehingga terjadi pencemaran udara mengakibatkan langit di alam kita semakin tidak cerah karena dipenuhi polusi udara.
“Sebagai contoh kalau dulu kita bisa melihat cuaca dengan menghitung bulan sekian, seperti bulan Januari atau bulan Februari sampai bulan Juli dan Agustus itu biasanya musim kemarau, setelah sampai Agustus dan masuk bulan September hingga Desember,” katanya.
Ia mengatakan otomatis bilang musim penghujan karena identik dengan ber ber ber musim hujan tetapi kenyataannya sekarang kita tidak bisa melihat seperti yang dulu lagi, jadi itu salah satu karena lingkungan kita sudah rusak kondisi tersebut dapat mempengaruhi anak-anak serta dapat menjadi sumber penyakit bagi kita yang berada di lingkungan tersebut.
“Maka dengan adanya penanaman pohon pada titik-titik atau lokasi yang tepat dapat mengurangi efek dari polusi, sehingga kestabilan alam dapat terjaga oleh sebab itu kami menganggap program penanaman pohon ini penting untuk dilakukan pada dasarnya kegiatan ini juga merupakan kebutuhan kita sendiri mengingat bahwa manusia makhluk hidup lain dan alam saling ketergantungan satu sama lain,” katanya.
Dia menjelaskan kegiatan dari penanaman pohon ini mungkin nanti bukan hanya saat ini saja jadi nanti mungkin di ulang tahun Pemda.
“Kita juga akan melakukan penanaman pohon kembali di tempat-tempat strategis seperti di daerah kantor satu atap ini sudah banyak juga yang tidak ada penghijauannya Jadi mungkin nanti kita akan melaksanakannya,” ujarnya.
Kembali pada momen penanaman pohon ini, kata Anita, tidak hanya kita laksanakan pada hari ini namun akan kita lakukan secara berkelanjutan namun secara simbolis pada hari ini kita laksanakan di Taman Sekayok.
“Selanjutnya akan dilakukan dibeberapa pinggiran ruas jalan, di lokasi pariwisata serta pekarangan sekolah, kantor-kantor dan lain sebagainya,” katanya.
Menurutnya untuk penanaman pohon ini, dia mengimbau kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Bengkayang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman sejuta pohon ini.
“Hari ini juga kita telah menyerahkan pohon ke beberapa sekolah untuk ditanam di pekarangan nya Untuk teknis kegiatan nanti akan dijelaskan oleh tim kami dalam pemandu kegiatan ini semoga kegiatan yang kita lakukan pada hari ini memberikan dampak positif bagi keberlanjutan kehidupan dan kelestarian lingkungan kita,” kata Anita.
Sementara itu Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dalam sambutannya menyampaikan dan mengajak semua elemen masyarakat pihak terkait, baik pemerintah, swasta dan pengusaha untuk berpartisipasi menanam pohon guna pelestarian lingkungan hidup agar tetap hijau.
“Saya akan memulai menanam pohon di komplek kantor Bupati satu atap yang gersang, begitu juga beberapa kantor camat gersang tak ada pohon, seperti Kantor Camat Sungai Betung itu gersang, cobalah tanam pohon,”tegas Darwis.
Iapun mengajak semua Kepala OPD, Kepala Dinas , Kepala Badan dan Camat serta seluruh ASN untuk berpartisipasi menanam pohon di dekat pekarangan tanam bunga pun cukup jika tak bisa tanam pohon. “Kemudian ia menyoroti rusaknya lingkungan Kota Bengkayang dan sekitarnya akibat ulah pelaku PETI,” jelasnya.
Terparah itu pelaku PETI yang mendompeng di areal Intake Madi Desa Tiga Berkat Kecamatan Lumar, tak berani polisi kehutahan menangkap para pelaku, ada apa.
“Padahal jelas itu areal hutan lindung para pekerja bekerja mengancam pelanggan PDAM yang jumlahnya mencapai 7.800 pelanggan, air akan tercemar. Mau nanti 7.800 pelanggan PDAM di Kota Bengkayang marah, karena air tercemar, termasuk saya juga mengkonsumsi air itu, saya tak akan toleransi,” katanya.
Orang di Kecamatan Lumar jika tahu ada yang melaksanakan aktivitas PETI larang itu, jangan diam. “Tak mudah kita bisa bangun PDAM intake Madi, mungkin jika sekarang kita tak akan mampu lagi, oleh karena itu mari kita jaga,” katanya.
“Saya harap aparat berani menindak, jika tidak saya yang akan turun tangan, dan hal ini akan saya sampaikan kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Pimpinan Polhut Kalbar,” ujarnya.
Menurutnya, kemudian ia mengajak instansi terkait seperti Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Lingkungan Hidup agar melakukan penanaman dan penghijauan kembali di lokasi eks Peti di daerah Kecamatan Monterado dan Tiga Desa Kota Bengkayang.






