SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Johdi Ditemukan Meninggal Dunia dengan Kepala Bersimbah Darah di SBBL Pinyuh

Johdi Ditemukan Meninggal Dunia dengan Kepala Bersimbah Darah di SBBL Pinyuh

DIDUGA DIBUNUH MERTUA. Jenazah Johdi, 42 tahun, saat ditemukan pertama kali di atas kasur kamar tidurnya. Bagian kepala dan wajah, serta sebagian kasur tampak bersimbah darah di Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Rabu (10/11/2021) pagi. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Johdi, 42 tahun, warga RT. 010/RW. 004, Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, ditemukan telah meninggal dunia di kamar tidurnya, Rabu (10/11/2021) pagi.

Informasi yang dihimpun, Johdi diduga kuat meninggal dunia karena dibunuh.

Dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap Johdi ini pertama kali diketahui oleh istrinya, Nelli, 36 tahun, sepulang dari mengantar anak mereka ke sekolah di salah satu SMA di Sungai Pinyuh, sekitar pukul 08.30 WIB.

Sesampainya di rumah, Nelli tidak langsung masuk kamar. Ia menuju ke dapur untuk memasak.

Setelah beberapa saat, Nelli bingung kenapa Johdi belum bangun dari tidur.

Ia pun bergegas masuk kamar untuk mengecek.

Saat itu lah, Nelli langsung shock. Ia melihat suaminya sudah tidak bergerak lagi di atas kasur dengan bagian kepala dan wajah bersimbah darah.

Tubuh sang suami pun digoyangkan dengan maksud untuk membangunkan, tapi Johdi tetap tak bergerak.

Nelli spontan berteriak minta tolong sehingga mengundang kedatangan warga yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Anne Tria Sefyna yang berada di TKP, membenarkan kejadian tersebut.

Ia belum bisa memastikan motif kejadian dugaan pembunuhan tersebut.

Begitu pula dengan pelakunya, diduga adalah mertuanya sendiri yang berinisial KN, usia 72 tahun.

Namun Kapolsek menegaskan, dugaan pelaku ini masih akan terus didalami.

“Nanti jika ada perkembangan terbaru dari kejadian ini akan saya informasikan kembali,” ucap AKP Anne.

Komentar
Bagikan:

Iklan