40,5 Hektare Lahan Pertanian di Sanggau Alami Puso Karena Banjir
Sanggau (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau Kubin mengatakan bencana banjir yang melanda Kabupaten Sanggau telah merendam ratusan hektar lahan pertanian seluas 512, 4 hektare.
“Dari total luasan ini, 40,5 hektare diantaranya mengalami puso atau gagal panen. Sawah dan ladang yang terendam itu tersebar di Kecamatan Toba, Kapuas, Mukok, Jangkang dan Tayan Hilir,” ujar Kubin.
Kubin mengatakan lahan pertanian yang terkena banjir di Kecamatan Toba seluas 29,1 hektare, di Kecamatan Kapuas seluas 34,6 hektare, di Kecamatan Mukok seluas 78,5 hektare, di Kecamatan Jangkang seluas 315,2 hektar dan di Kecamatan Tayan Hilir seluas 55 hektar.
“Untuk Puso di Kecamatan Toba seluas 17,1 hektar, di Kecamatan Kapuas seluas 15,9 hektar dan di Kecamatan Jangkang seluas 7,5 hektar,” katanya.
Kubin mengatakan data lahan terdampak banjir yang sudah dilaporkan PPL juga disampaikan ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami juga melakukan pendampingan petani terdampa banjir melalui petugas lapangan. Mengenai kerugian yang dialami petani belum kami analisa, karena tanaman padi di lahan pertanian yang terdampak banjir itu masih muda. Namun potensi kerugian ada pada upah kerja, biaya tanam dan benih, sambil terus melakukan pendataan,” jelasnya.





