Top! Mempawah Jadi Lokasi Syuting Film Berjudul Hadrati Anisa
Mempawah (Suara Kalbar) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia memberikan perhatian terhadap pengembangan industri kreatif di daerah-daerah, salah satunya di bidang perfilman yang semakin menggeliat.
Hal ini disampaikan Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, saat bertemu dengan Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, di Rumah Dinas Wakil Bupati, Rabu (20/10/2021).
Ahmad menambahkan, kunjungannya ke Kabupaten Mempawah, bukan tanpa alasan.
Selain audiensi terkait Program Indonesiana Film, juga ingin menarik minat para penggiat industri kreatif yang bergerak pada cerita lokal di setiap daerah, termasuk Kabupaten Mempawah.
“Semoga dengan kunjungan kami ini mampu menarik penggiat film lokal untuk mengembangkan diri melalui program yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak penggiat film lokal untuk terus berkarya dan mengembangkan diri, serta memproduksi film yang berkualitas sebagai ajang mempromosikan daerah.
“Sudah banyak contoh film yang mengangkat suatu daerah dan menciptakan satu wisata baru melalui perfilman. Semoga banyak daerah yang membuka diri untuk mendorong industri perfilman,” ujarnya berharap.
Berkenaan upaya pemajuan kebudayaan, Ahmad menjelaskan, Kemendikbudristek telah menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Indonesiana Film 2021”.
Program itu adalah sebuah lokakarya penulisan skenario dan produksi film.
“Tutornya profesor penulisan skenario dari University of Southern California dan narasumber, serta mentor yang merupakan sineas ternama di Indonesia,” jelasnya.
Melalui program tersebut telah terpilih 10 judul dan tim terbaik untuk dapat melanjutkan misi pembuatan film dari hasil bimbingan dalam kegiatan Indonesiana Film.
Salah satunya adalah “Hadrati Anisa”.
“Melalui cerita lokal yang diangkat dalam skenario, diharapkan daerah lokasi syuting film menjadi terangkat, mendapat perhatian, dan dapat meningkatkan penghasilan daerahnya,” kata Ahmad.
Sehubungan dengan hal tersebut, Ahmad berharap dapat menjajaki peluang Kabupaten Mempawah dan pemerintah daerah berkenan mendukung fasilitasi produksi film “Hadrati Anisa”.
Muhammad Pagi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kemendikbudristek, bersama tim dari Badan Ekonomi Kreatif Kemendikbudristek RI.
“Saya berharap kunjungan ini dapat menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam mendukung industri perfilman di sini,” ujar dia.
Wabup mengatakan, Pemkab Mempawah akan berusaha maksimal memberikan dukungan bagi industri kreatif di wilayahnya, serta mendorong pelaku industri kreatif dalam membuat film-film yang mengangkat potensi daerah.
“Dengan industri kreatif, tentunya dapat menjadi sarana promosi daerah. Harapan kami, insan kreatif di sini dapat terus berkarya dan berkreasi, sehingga dapat mengangkat nama Kabupaten Mempawah hingga ke taraf nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Ia menilai, industri perfilman selain sebagai sarana promosi juga dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas penggiat perfilman Kabupaten Mempawah, juga menjadi daya tarik pariwisata.
“Apalagi Mempawah memiliki banyak potensi wisata, baik budaya maupun alam. Jika itu dikemas melalui industri film, maka saya optimis bisa memberikan dampak positif bagi daerah, termasuk menarik minat wisatawan datang,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Wabup, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Mempawah El Zuratnam, beserta Ketua TP PKK Mempawah, Julina Muhammad Pagi.






