SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Kesetrum Usai Ditimpa Parabola, Emak-emak di Pasir Palembang Meninggal Dunia

Kesetrum Usai Ditimpa Parabola, Emak-emak di Pasir Palembang Meninggal Dunia

Jenazah Jasmi binti Abdullah di rumah duka Jalan Sepakat RT. 001/RW. 001 Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah TImur. Almarhumah meninggal dunia karena kesetrum listrik saat hendak memperbaiki parabola di rumahnya, Rabu (18/8/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Kabar duka datang dari Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (18/8/2021) sore.

Seorang ibu rumah tangga bernama Jasmi binti Abdullah, 42 tahun, warga Jalan Sepakat RT. 001/RW.001 dinyatakan meninggal dunia setelah kesetrum listrik, sekitar pukul 17.00 WIB.

Hingga berita diturunkan, jenazah Jasmi yang akrab disapa Bu Jum ini, telah disemayamkan di rumah duka.

Kasi Pemerintahan Desa Pasir Palembang, Muhammad Zulkarnaen, yang didampingi aktivis sosial Mempawah, Alex Candra, ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Zulkarnaen, sapaan akrabnya, peristiwa itu terjadi ketika Jasmi berniat hendak membetulkan arah parabola miliknya. Sebab saat diterjang angin kencang, sinyal di televisinya tiba-tiba menghilang.

“Karena televisinya hilang sinyal, sekitar pukul 17.00 WIB tadi sore, almarhumah Jasmi atau biasa kami sapa Ibu Jum ini langsung turun dari rumah dan hendak memperbaiki parabolanya,” jelas Zulkaranen.

Namun malang, begitu dia tiba di dekat parabola, datang lagi terjangan angin yang sangat kencang.

“Parabola yang tiba-tiba tumbang menimpa tubuh almarhumah hingga ia berteriak kesakitan karena kesetrum listrik. Tetangganya yang menolong turut kena setrum,” ungkap Zulkarnaen.

Dalam hitungan detik, abang korban bernama Burhan yang juga melihat kejadian itu, langsung bergegas mematikan stuz listrik.

Usai kejadian, Jasmi yang hendak diberikan pertolongan lanjutan oleh pihak keluarga dan para tetangga, ternyata telah meninggal dunia.

Sementara Nolah, sang tetangga yang berniat menolong, mengalami luka di pipi karena turut kesetrum aliran listrik.

“Insya Allah, jenazah almarhumah Ibu Jasmi atau ibu Jum akan dimakamkan esok hari di kompleks pemakaman Desa Pasir Palembang,” tutup Zulkarnaen.

Almarhumah Jasmi yang berstatus janda ini meninggalkan dua orang anak. Ia sehari-hari bekerja sebagai penusuk atap nipah dan ambil upahan tebas rumput kebun kelapa warga Desa Pasir Palembang.

Komentar
Bagikan:

Iklan