Deklarasi dan Pernyataan Sikap Terkait Penanganan Covid-19 Dilakukan Forum Kota Pontianak
Pontianak (Suara Kalbar) – Mengangkat tema Evaluasi penerapan PPKM Darurat dan Program Vaksinasi di Wilayah Kalbar tahun 2021 dilakukan Pemuda dan Mahasiswa Kalimantan Barat yang tergabung dalam Forum Pontianak.
Ketua Forum Pontianak, Khairul Tamam mengatakan bahwa telah melakukan Deklarasi dan pernyataan sikap menyikapi perkembangan dinamika sosial di Kalbar khsusunya terkait sebaran Covid-19.
Menurutnya bahwa Forum Pontianak bersama dengan Pemuda dan Mahasiswa Kota Pontianak telah melakukan beberapa evaluasi sebagai kontrol atas kebijakan pemerintah dalam pengendalian dan penanganan pandemi Covid-19 di Kalbar.
Hal yang pertama terkait kebijakan penerapan PPKM Darurat di Kota Pontianak dan Kota Singkawng pada 12 Juli-25 Juli 2021. Dilanjutkan dengan PPKM Level 4 di Kota Pontianak pada 26 Juli sampai 2 Agustus 2021.
Ia mengatakan kebijakan tersebut telah terbukti menekan kasus covid-19. Sehingga Kota Pontianak dan Singkawang yang awalnya berada pada zona merah menjadi zona oranye pada saat ini.
Kedua terkait kebijakan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalbar bekerjasama dengan berbagai instansi lainnya.
Program tersebut terbukti telah meningkatkan imunitas warga. Sehingga potensi keterjangkitan covid-19 semakin rendah.
“Kami mendukung segala bentuk kebijakan pemerintah pusat maupu nprovinsi sampai pada tataran kabupaten kota di Kalbar dalam rangka percepatan pengendalian covid-19,” tegasnya
Dikatakannya hal lainnya yakni Forum Pontianak menolak statemen dan isu politik untuk menurunkan Presiden RI beserta pemerintahan yang sah dianggap gagal dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya mahasiswa yang ada di Kalbar bahwa pandemi Covid-19 bukanlah tanggung jawab pemerintah saja,melainkan kota bersama,” terangnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kalbar tetap disiplin dalam penerapan prokes covid-19 dengan tetap memakai masker, mejaga jarak, sering cuci tangan, dan hindari kerumunan.
Narasumber yang hadir pada FGD tersebut yakni Ketua komite IV DPD RI Sukiryanto, Kepala Dinas Kesehatan Pontianak, Handanu, Ketua FPTKI Kalbar sekaligus Rektor IAIN Pontianak, Syarif yang diikuti okeh perwakilan mahasiswa dari Kampus yang ada di Kota Pontianak.






