SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Kisah Serda Supriadi di Mempawah, Meski Dua Kali Divaksin Tetap Wajib Kenakan APD

Kisah Serda Supriadi di Mempawah, Meski Dua Kali Divaksin Tetap Wajib Kenakan APD

 Serda Supriadi, Babinsa Koramil 03/Mempawah Hilir Kodim 1201/MPH (dua dari kanan), yang tetap mengedepankan keselamatan diri saat bertugas, dengan cara mengenakan APD meski dirinya telah dua kali divaksin. Supriadi mendampingi Tim Tracing Contact Puskesmas Sungai Bakau Kecil di Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Senin (3/5/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Di masa pandemi, personel TNI yang
mengemban tugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) punya peran penting
membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Salah satunya adalah dalam penegakan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dan mendampingi Tim Tracing Contact
untuk mendeteksi warga yang terkonfirmasi positif virus Corona.

Namun dalam pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat itu,
sosok Babinsa juga harus menjaga keselamatan diri. Dengan demikian, tugas
tertunaikan, dirinya tetap aman dan tidak terpapar dari virus berbahaya itu.

Begitu lah yang dilakukan Serda Supriadi, Babinsa Koramil
03/Mempawah Hilir Kodim 1201/Mph. Meski dirinya telah dua kali menerima vaksin
Sinovac, namun saat bertugas ia tetap mengenakan alat pelindung diri (APD).

Ketika melakukan pendampingan Tim Tracing Contact Covid-19
di Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Babinsa yang murah
senyum ini tampak gagah mengenakan APD berwarna putih dan juga masker standar.

“Meski telah dua kali divaksin, tak boleh membuat kita
menjadi jumawa atau merasa terlalu yakin tidak akan tertular Covid-19. Kita
harus tetap waspada, ikuti aturan yang berlaku, salah satunya menggunakan APD,”
ujarnya ramah kepada suarakalbar.co.id, Senin (3/5/2021) siang.

Ia mengatakan, masyarakat tidak boleh menganggap remeh
bahaya Covid-19. Data secara nasional, provinsi bahkan di Kabupateh Mempawah,
semakin banyak yang terpapar, yang jika tak ditangani serius, bisa memakan
korban jiwa.

Karena itu, Serda Supriadi menyampaikan imbauan agar seluruh
lapisan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Sementara bagi warga binaan yang terkonfirmasi, ia berharap hendaknya
secara disiplin menjalani isolasi mandiri.

“Dan bagi pihak keluarga, hindari kontak langsung dengan
yang bersangkutan dengan menerapkan anjuran mengenakan masker, menjaga jarak,
mencuci tangan, mengurangi mobilitas, serta menghindari kerumunan,” imbuh dia.

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi tranmisi lokal  atau penularan dari satu orang ke orang
lainnnya, sehingga upaya pengentasan Covid-19 sulit untuk dicapai.

 

Penulis : Distra

Komentar
Bagikan:

Iklan