Kemenag Mempawah Serukan Penyaluran Zakat Jangan Timbulkan Kerumunan

Editor : Dian Sastra

Rincian nilai zakat fitrah berdasarkan Surat Edaran Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah, Mi’rad, menyerukan agar penyaluran zakat hendaknya tidak menimbulkan kerumunan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Mi’rad, berdasarkan arahan dari Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, usai Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Mendagri, Menhub, para kepala daerah, TNI/Polri, dan Kepala Satgas Covid-19, yang digelar secara virtual.

Karenanya, Mi’rad meminta panitia zakat di musala atau masjid untuk menerapkan protokol kesehatan dalam penerimaan dan penyaluran zakat.

“Bapak Menteri Agama RI tidak menginginkan pembagian zakat menimbulkan adanya desak-desakan antara mustahik. Ini berbahaya,”  tegas Mi’rad yang didampingi Kasi Binmas Islam Kemenag Mempawah, Mahmud Jayadi.

Kemenag Mempawah dan jajaran juga akan memonitor dan memastikan pengumpulan dan penyaluran Zakat,Infak dan Sedekah (ZIS) dapat dilakukan melalui masjid atau musala dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Selain itu, kami akan berkoordinasi dengan para pengelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) untuk memaksimalkan pelayanan melalui electronic channel dengan membuka rekening pembayaran zakat,” ucapnya.

 

Rincian Nilai Zakat Fitrah

Selain itu, berdasarkan hasil koordinasi antara Kanwil Kemenag Kalbar, MUI dan BAZNAS dan Perum Bulog Divre Kalimantan Barat pada 9 April 2021, telah ditetapkan Nilai Zakat Fitrah yang ditunaikan dengan makanan pokok (beras) sebanyak 2,5 kg perjiwa.

Dan apabila dibayar dalam bentuk uang, dapat diklasifikasikan sebagai berkut, yakni yang mengkonsumsi beras klasifikasi I harga Rp 14.000, maka 2,5 kilogram senilai Rp 35.000 perjiwa.

Konsumsi beras klasifikasi II harga Rp 12.000, maka 2,5 kilogram adalah Rp 30.000 perjiwa.

Konsumsi beras klasifikasi III harga Rp 11.000, maka 2,5 kilogram adalah Rp 27.500 perjiwa.

Konsumsi beras klasifikasi IV harga Rp 10.000, maka 2,5 kilogram adalah Rp  25.000 perjiwa.

Konsumsi beras klasifikasi V harga Rp 9.000, maka 2,5 kilogram adalah Rp 22.500 perjiwa.

“Sementara pelaksanaan zakat fitrah dimulai pada 1 Ramadan hingga 1 Syawal 1442 H. Sekali lagi, kami harapkan dapat pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini harus mengedepankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Penulis : Distra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini