SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pemkot Singkawang Apresiasi Program USAID Madani dan For Berani Bahas Isu Strategis

Pemkot Singkawang Apresiasi Program USAID Madani dan For Berani Bahas Isu Strategis

Asisten I Setda Singkawang Libertus saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholder dan pembuat kebijakan advokasi kebijakan sesuai isu prioritas di Aula Kantor Kesbangpolinmas Kota Singkawang, Senin (5/3/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/ Hendra

Singkawang (Suara Kalbar) – Asisten I Setda Singkawang Libertus memberikan apresiasi kepada USAID Madani dan For Berani yang telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan target stakeholder dan pembuat kebijakan untuk advokasi kebijakan sesuai isu prioritas di Aula Kantor Kesbangpolinmas Kota Singkawang,  Senin (5/3/2021).

Hadir di dalam kegiatan itu diantaranya Asisten I Setda Kota Singkawang Libertus, Edy Prawoko dari Kantor Kesbangpolinmas Kota Singkawang, Kabid PPM Bappeda Kota Singkawang Dian Ekatiwi, Kasi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Nurul Kholifah.

Field Coordinator (FC) USAID Madani di Kota Singkawang, Mariamah Achmad, Manager Program Robby Sanjaya, Ketua For Berani Usman dan anggota yang tergabung dalam For Berani.

“Saya pikir FGD seperti ini harus dilakukan, karena disini kumpul berbagai orang dari berbagai praktisi dan profesi yang bertujuan untuk melakukan identifikasi di Kota Singkawang,” ujar Libertus.

Menurut Libertus, bahwa hasil diskusi bisa ditindaklanjuti dan perlu untuk melakukan rekapitulasi dalam bentuk laporan dan bisa menjadi bahan rumusan pelayanan diantaranya di bidang pendidikan dasar.

Di tempat yang sama Kasi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Nurul Kholifah mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti hasil diskusi diantaranya terkait masalah Perda penyelenggaraan pendidikan.

“Kami akan sampaikan ke sekretariat dan bisa segera disiapkan untuk Perda pendidikan karena ada perubahan kewenangan 2011,” katanya.

Dia menjelaskan karena berdasarkan Perda yang lama bahwa kewenangan Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA dan SLB masih dibawah Pemerintah Kota, namun sekarang SLB dan SMA dibawah naungan Pemerintah Provinsi.

Field Coordinator (FC) USAID Madani di Kota Singkawang, Mariamah Achmad mengatakan pertemuan ini adalah upaya bagi For Berani sebagai simpul belajar untuk aksi bersama dalam program USAID Madani dan untuk mendapatkan  masukan dari kajian awal isu tematik yang dipilih diantaranya pemerataan kualitas pelayanan publik inklusif di bidang pendidikan dasar.

“Stakeholder yang hadir sudah merupakan reprensetansi yang kita butuhkan diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayan, MKKS, Dewan Pendidikan, Asisten I dari kesbangpol yang bertujuan untuk penajaman isu tematik yang akan menjadi aksi bersama masyarakat sipil yang tergabung dalam For Berani,” katanya.

Dia menjelaskan ingin memberikan hal yang memang dibutuhkan  Pemkot sehingga melakukan kajian-kajian yang agak mendalam terkait hal ini, dan prosesnya tidaklah sebentar.

 “Jangan sampai lama-lama juga dalam bentuk kajian, jangan sampai terjadi dalam ruangan sementara eksekusi di lapangan justru menjadi lemah, dan tentunya mengefektifkan waktu yang kita punya,” jelasnya.

Penulis  : Hendra 

Komentar
Bagikan:

Iklan