Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya
![]() |
| Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto] |
Suara Kalbar – Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Kathi Swaputri Kancana, Sp.PD mengatakan, vaksinasi COVID-19 diperbolehkan meski penerima sedang berpuasa Ramadhan karena tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh selama berpuasa dengan tidak berpuasa.
“Justru menurut para ahli, imunitas kita selama bulan puasa
akan lebih meningkat jika dibandingkan ketika tidak berpuasa. Hal
tersebut didukung dengan pola makan saat sahur dan buka puasa yang
diterapkan dengan baik,” kata dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis
Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu dalam pernyataan resmi, dikutip
Sabtu (17/4/2021).
Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pun disarankan
ketika berpuasa. Menurut pakar dan kepala laboratorium Universitas
Fakeeh Dubai, Dr Paalat Menon, selama berpuasa respon imunitas justru
akan meningkat dua kali lipat.
Hal ini karena setelah 12 jam pasca puasa, makrofag pada sistem
imunitas akan bekerja lebih cepat untuk membersihkan sel-sel mati dalam
tubuh.
“Proses tersebut disebut autofagi di mana sistem imun kita
menjadi lebih sensitif. Itulah juga mengapa puasa sangat baik untuk
pasien-pasien dengan diabetes, tuberculosis, dan penyakit metabolik
lainnya,” lanjut dia.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya telah menegaskan
vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa karena vaksin disuntikkan dan
tidak melalui lubang tertentu pada tubuh manusia.
Ia menjelaskan, pada dasarnya tidak ada dampak atau efek tertentu
dari vaksinasi COVID-19 ketika orang berpuasa atau tidak berpuasa.
“Pada beberapa kondisi memang akan terjadi reaksi seperti nyeri
pada bekas suntikan yang akan hilang sekitar maksimal dua hari setelah
vaksinasi atau reaksi lainnya seperti kelelahan. Reaksi tersebut
merupakan respons tubuh kita yang sedang bekerja membentuk antibodi,”
katanya.
Namun ia mengingatkan, pola makan yang baik selama puasa penting
untuk menjaga daya tahan tubuh. Penting untuk mengonsumsi karbohidrat
dan protein sebagai sumber energi selama berpuasa di bulan Ramadhan.
“Asupan vitamin, termasuk vitamin D, juga dapat membantu
mempertahankan daya tahan tubuh selama pandemi di bulan Ramadhan ini,”
kata dia.






