SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi Sambangi Pelajar SMKN 1 Belimbing, Yessy Melania Ditanya Soal Ini

Sambangi Pelajar SMKN 1 Belimbing, Yessy Melania Ditanya Soal Ini

Anggota MPR RI Fraksi NasDem Dapil Kalimantan Barat II Yessy Melania saat mengunjungi SMK Negeri 1 Belimbing, Kabupaten Melawi, Senin (22/3/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/ Dea Kusumah Wardhana

Melawi (Suara Kalbar)- Anggota MPR RI Fraksi NasDem Dapil Kalimantan Barat II Yessy Melania, kembali menggelar sosialisasi empat pilar MPR-RI bagi para pelajar. Kali ini, kegiatan digelar di SMK Negeri 1 Belimbing, Kabupaten Melawi, Senin (22/3/2021).

Legislator muda inipun tampak membaur dengan para pelajar yang hadir. Sambil berdiskusi santai, Yessypun mendapat sejumlah pertanyaan dari pelajar. 

“Sebagai pelajar kami ingin bertanya kepada ibu (Yessy,red). Apa pentingnya empat pilar MPR RI,” tanya Citra, seorang pelajar yang hadir.

Dengan ramah, Yessypun menjelaskan bahwa empat pilar penting sebagai gagasan, landasan, dasar, ikatan, tali bahkan semangat yang mempersatukan Bangsa Indonesia dari Aceh sampai Papua. 

“Dengan adanya empat pilar MPR-RI kita sebagai warga negara bisa saling bersatu dan menghargai ditengah keberagaman dan perbedaan,” ungkap Yessy dihadapan para peserta.

Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) adalah empat landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi, konstitusi, persatuan dan kesatuan, dan semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air. 

Pemasyarakatan empat pilar MPR RI juga selaras dengan upaya MPR RI untuk mewujudkan visi MPR yaitu Rumah kebangsaan, pengawal ideologi pancasila dan kedaulatan rakyat.

“Ditengah Globalisasi dan Perkembangan Teknologi, anak-anak muda harus terus mengakar dan relevan dengan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI,” ucapnya.

Dia mengatakan bahwa nilai empat pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari harus terus tumbuh, dijaga dan dirawat. Termasuk dari para generasi muda.

“Saya berharap para anak muda SMK N 1 Belimbing Hulu agar terus menghidupi nilai-nilai empat pilar dan menjadi edukator baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan media sosial,” katanya penuh harap.

Sebab, anak muda sekarang punya modal melek teknologi dan dekat dengan media sosial. Yessy mengajak siswa-siswi SMK N 1 Belimbing Hulu untuk turut menjaga nilai empat pilar MPR-RI. 

Tak lupa yessy juga memberikan keyakinan kepada setiap siswa siswi bahwa mereka layak punya mimpi tinggi untuk berperan bagi Bangsa diberbagai bidang dan sendi kehidupan.

“Jangan pernah takut sekalipun kita dari daerah. Jika kalian kerja keras, cerdas, banyak inovasi dan berintegritas pasti tanggung jawab akan dipercayakan kepada kalian dan kalian bisa emban dan dapatkan kelak,” tegasnya sembari memberi semangat.

Yessypun juga ditanya terkait konflik pengelolaan lingkungan dan lahan yang membuat masyarakat khususnya di Kalimantan kecewa. Seperti yang diutarakan salah seorang guru SMK Negeri 1 Belimbing.

Dia menceritakan bahwa kecintaan akan tanah air di mata masyarakat Kalimantan ialah bisa hidup aman dan nyaman di wilayah hutan. Karena selama ini ada konflik Pengelolaan Lingkungan dan Lahan yang membuat masyarakat kecewa

“Saya meminta agar pengelolaan lingkungan yang Keberlanjutan berbasis Kearifan lokal dan masyarakat agar dapat diimplementasikan secara baik. Agar masyarakat merasa aman dan bahagia tinggal di tanah Indonesia,” harap salah seorang guru.

Menanggapi hal tersebut, Yessy Melania mengangaku persoalan tersebut juga menjadi perhatiannya dan siap untuk disuarakan di Senayan. 

Terkait Konflik Agraria atau lahan, Yessy juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong penyelesaian dengan program TORA dan Pelepasan Kawasan Hutan, dan Perhutanan Sosial agar masyarakat mendapat pengakuan dan hak. 

Yessy juga menyampaikan bahwa Partai NasDem berkomitmen mengusulkan dan mengawal RUU Masyatakat Adat masuk prolegnas 2021 agar memberikan kepastian bagi masyatakat adat dan menyelesaikan konflik agraria.

Sementara itu,  Lukas, Kepala SMP Negeri 1 Belimbing Hulu bercerita bahwa dirinya yang tinggal didaerah pebatasan memiliki pengalaman berkunjung ke daerah Malaysia hingga Singapura memaparkan bahwa warga disana sangat mencintai tanah airnya. 

Menurutnya masyarakat Indonesia perlu diberikan edukasi Bela Negara untuk melindung Bangsa dari pembrontakan atau semacam pendidikan cinta bangsa agar masyarakat lebih cinta Indonesia. 

Yessypun menyampaikan bahwa salah satu usaha untuk menjaga cinta tanah air anggota MPR RI diberi kesempatan dan peluang untuk melakukan sosialisasi empat pilar MPR-RI kepada masyarakat. “Ini salah satu usaha nyata memupuk cinta tanah air,” katanya.

Tentu ini hanya salah satu, masih banyak usaha yang bisa dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang cintah tanah air diantaranya pemerataan pembangunan dan pemenuhan infrastruktur dasar, dan lain lain.

“Upaya Bela Negara sebenarnya juga pernah digagas antara kementerian pertahanan namun belum diputuskan,” pungkasnya.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana

Komentar
Bagikan:

Iklan