Pemkab Mempawah Putuskan Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi Selasa 2 Maret Besok

Editor : Dian Sastra

Proses pembelajaran tatap muka yang sempat ditunda satu hari, mulai besok, Selasa, 2 Maret 2021, dimulai lagi di sekolah-sekolah Kabupaten Mempawah, kecuali SMA sederajat yang merupakan kewenangan Pemprov Kalbar. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Mempawah (Suara Kalbar) - Setelah lewat kajian status daerah yang masih berada di zona kuning Covid-19, Pemerintah Kabupaten Mempawah memutuskan untuk memulai kembali pembelajaran tatap muka mulai besok, Selasa (2/3/2021).

Konfirmasi dimulainya lagi pembelajaran tatap muka itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, Senin (1/3/2021) malam.

Menurut El Zuratnam, kebijakan untuk memulai proses belajar mengajar tatap muka ini melalui pertimbangan status Kabupaten Mempawah yang masih berada di zona kuning Covid-19.

"Hal ini sudah kita bahas intens dengan Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB, yang merupakan bagian dari Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah. Kesimpulannya, pembelajaran tatap muka kita mulai lagi besok, Selasa, 2 Maret 2021," ungkapnya.

Keputusan ini, tambahnya, juga telah mendapat persetujuan Bupati Mempawah, Erlina. Namun bupati mengingatkan, agar proses belajar tatap muka dilaksanakan dengan metode shift dan protokol kesehatan secara ketat.

Adapun satuan pendidikan yang diijinkan untuk memulai belajar tatap muka adalah jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/Mts dan PKBM negeri maupun swasta.

Sementara untuk SMA sederajat, merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sehingga belum diputuskan kapan akan dimulai lagi belajar tatap muka.

"Malam ini juga saya sudah menyebarkan pemberitahuan kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Mempawah. Jadi kita harapkan esok hari bisa kembali mempersiapkan protokol kesehatan dan belajar tatap muka di sekolah masing-masing," pungkasnya. 

Seperti diberitakan, Pemkab Mempawah melalui Disdikporapar menunda belajar tatap muka menyusul surat dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, mulai Senin, 1 Maret 2021.

Penundaan didasari angka terkonfirmasi Covid-19 yang masih cukup tinggi di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Barat. 


Penulis : Distra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini