Masyarakat Nelayan Desa Sungai Dungun Rintis Budidaya Kepiting
![]() |
| Pejabat Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar, Mulyadi, bersama sejumlah pejabat Pemkab Mempawah dan Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Joni, secara simbolis melepas bibit kepiting di tambak Kelompok Budidaya Swadaya Laut Biru di Desa Sungai Dungun, Kecamatan Sungai Kunyit, Rabu (17/3/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Mempawah (Suara Kalbar) – Masyarakat Desa Sungai Dungun,
Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, kini telah memiliki Saung Nelayan,
usai diresmikan pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar, Mulyadi, Rabu
(17/3/2021) pagi.
Menariknya, peresmian Saung Nelayan turut dirangkai dengan
pengenalan pengembangan budidaya kepiting oleh Kelompok Budidaya Swadaya Laut
Biru dan Kelompok Nelayan Laut Biru Desa Sungai Dungun.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan
dan Kelautan Provinsi Kalbar yang diwakili Mulyadi, Kadis PKPP Kabupaten
Mempawah yang diwakili M. Iqbal Suparta, para pejabat Pemkab Mempawah, Kapolsek
Sungai Kunyit Iptu Joni dan jajaran Forkopimca.
Hadir pula, Kepala Desa Sungai Dungun, Karnain Ahmad, Ketua
Kelompk Nelayan Laut Biru Sungai Dungun, Bong Tji Hong beserta anggota, dan
Ketua Kelompok Budidaya Swadaya Laut Biru Sungai Dungun, Marhazi beserta
anggota.
Usai seremonial peresmian Saung Nelayan, rombongan lantas
meninjau tambak dan sekaligus pelepasan bibit kepiting secara simbolis.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Budidaya Swadaya Laut
Biru Sungai Dungun, Marhazi, memaparkan, tambak kepiting yang telah dibangun
pihaknya memiliki luas 25 meter dan panjang 98 meter.
“Jumlah bibit yang telah kami lepaskan sebanyak 2.000 ekor
dan Insya Allah akan panen dalam jangka waktu empat bulan,” ujarnya.
Marhazi lantas menyampaikan harapan agar Dinas Kelautan dan
Kelautan Provinsi Kalbar maupun Dinas PKPP Kabupaten Mempawah dapat memberikan
bantuan kepada kelompok nelayan agar program pemberdayaan yang direncanakan
dapat terlaksana baik.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui
Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Joni, mengungkapkan dukungannya atas upaya
pengembangan budidaya kepiting di Desa Sungai Dungun tersebut.
Menurutnya, budidaya kepiting dapat meningkatkan
kesejahteraan para nelayan jika dikelola dengan baik dengan mengusung semangat
kebersamaan para nelayan.
“Budidaya kepiting sangat menguntungkan dan potensial. Sebab
memiliki nilai ekonomi tinggi, sekaligus bisa mendongkrak sektor perikanan
budidaya di Kabupaten Mempawah. Pemasaran kepiting juga sangat mudah, mengingat
daya beli masyarakat yang cukup besar,” katanya.
Penulis : Distra






