Alfandi, Sang Penyelamat Korban Tenggelam di Jungkat Diganjar Penghargaan
![]() |
| Alfandi, warga Desa Jungkat, saat menerima penghargaan dari Kapolsek Siantan, Polres Mempawah, Iptu Rahmad Kartono, Rabu (10/3/2021), atas jasanya menyelamatkan seorang remaja yang tenggelam di Parit Kebayan. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Mempawah (Suara Kalbar) –Alfandi, warga Desa Jungkat, yang telah
berjuang menyelamatkan nyawa seorang remaja tenggelam dan terseret arus sejauh
15 meter, mendapat penghargaan dari Kapolsek Siantan, Polres Mempawah, Iptu
Rahmad Kartono, Rabu (10/3/2021).
Kepada suarakalbar.co.id, Rahmad Kartono menjelaskan,
pemberian penghargaan ini merupakan wujud apresiasi Polsek Siantan terhadap
Alfandi atas jiwa tolong-menolong yang saat ini mulai memudar dalam kehidupan
masyarakat.
“Apa yang telah dilakukan saudara Alfandi untuk
menyelamatkan nyawa saudara Suntawe alias Aliung di Parit Kebayan, beberapa
waktu lalu, memantik rasa terima kasih dan kebanggaan kita semua. Karenanya,
sangat pantas saudara Alfandi kita berikan penghargaan,” kata Kapolsek.
Ia berharap, jiwa tolong-menolong dan semangat gotong royong
yang telah dicontohkan Alfandi, hendaknya dapat diambil hikmahnya oleh semua
pihak.
“Semoga kejadian ini menjadi sarana kita memperkuat
silaturahmi dan meningkatkan rasa saling tolong-menolong kepada siapapun yang
membutuhkan,” imbuh Rahmad Kartono.
Peristiwa tenggelamnya Suntawe alias Aliung itu terjadi pagi
hari, pada 8 Maret lalu. Ketika itu, Suntawe yang merupakan warga Kota
Pontianak, mengunjungi neneknya di Parit Kebayan, Desa Jungkat, Kecamatan
Jongkat.
Sesampainya di rumah sang nenek, ia pergi mandi di tangga
tepi parit. Saat itu lah, tiba-tiba Suntawe terjatuh dan tenggelam. Remaja 19
tahun yang ternyata tak bisa berenang ini, sempat terseret arus sejauh 10-15 meter.
Teriakan bibi korban yang minta pertolongan, menarik
perhatian warga. Alfandi yang berada tak jauh dari lokasi, langsung keluar
rumahnya, dan kemudian terjun ke air untuk menyelamatkan Suntawe.
“Kita bersyukur, saudara Alfandi berhasil menyelamatkan
saudara Suntawe alias Aliung, kemudian membawanya naik ke darat dibantu warga
setempat,” jelas Kapolsek.
Tubuh Suntawe diangkat dengan posisi kaki di atas dengan
tujuan untuk mengeluarkan air yang telah terlanjur masuk ke dalam tubuhnya.
Beberapa saat diberikan pertolongan, nyawa Suntawe berhasil diselamatkan.
Penulis : Distra





