SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional 10 Kisah Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

10 Kisah Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

10 Kisah Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga. Foto sebagai ilustrasi
kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)

Suara Kalbar  – Kisah sahabat nabi Muhammad perlu Anda ketahui, sebab berbagai amalan para sahabat ini bisa menjadi teladan.

Berkat amalan istimewa, para sahabat nabi ini juga mendapat jaminan masuk surga.

Dedikasi Sahabat Nabi

Perkembangan Islam sampai saat ini berkat dedikasi Nabi Muhammad
SAW dalam berdakwah. Disertai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan
baik sejarah, akidah dan tafsir. Tentunya semua itu tidak terlepas dari
peran sahabat yang senantiasa memberikan dukungan terhadap perjuangan
Islam yang hingga kini diterima oleh masyarakat.

Dalam menjalankan dakwahnya, Nabi Muhammad SAW
ditemani oleh sahabat-sahabat Nabi yang senantiasa menemani Rasullulah
SAW. Sahabat nabi menjadi salah satu khalifah yang paling dekat dengan
Nabi Muhammad SAW—mereka menjadi penyemangat Nabi Muhammad dan
berkontribusi terhadap perkembangan Islam di masa lalu. 

10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga 

Ilustrasi kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)
10
Kisah Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga. Foto sebagai ilustrasi
kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)

Dalam
hadist riawat Imam Tirmidzi, Rasullulah SAW bersabda “Abu Bakar di
surga, Umar di Surga, Usman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga,
Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad di surga, Sa’id di
surga, dan Abu Ubaidah bin Jarrah di surga”.

Kesepuluh sahabat Nabi Muhammad SAW ini dijamin
masuk surga. Allah SWT pun menjanjikan surga bagi sahabat Nabi karena
banyaknya amalan istimewa yang telah mereka lakukan semasa hidup di
dunia. Kisah dan teladan mereka menjadi kisah yang inspiratif bagi kaum
muslim di seluruh dunia. Banyak kisah teladan sepuluh sahabat Nabi
Muhammad yang dapat dikenalkan.  

Kisah 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

  1. Abu Bakar Ash-Shiddiq
    Setelah
    Nabi Muhammad SAW wafat, Abu Bakar meneruskan kepemimpinan di Madinah
    (624-634 M). Keputusan Abu Bakar ditunjuk menjadi khalifah berdasarkan
    musyawarah karena dedikasi Abu Bakar sangat besar, seperti ia merupakan
    orang pertama yang membenarkan peristiwa Isra Mi’raj. Ia merupakan sosok
    yang setia dalam mendampingi Nabi Muhammad ketika hijrah ke Madinah,
    serta imam yang sangat gigih dalam melindungi orang yang memeluk agama
    islam. 
  2. Umar bin Khattab
    Di bawah pimpinan
    Umar bin Khattab, agama Islam meluas hingga ke Mesir, Palestina, Syria,
    Afrika Utara, Armenia bahkan Eropa. Memiliki gelar Al-Furooq yang
    berarti pembeda antara benar dan salah.
  3. Utsman bin Affan
    Kepemimpinan
    Umar bin Khattab kemudian digantikan oleh Utsman bin Affan. Ia
    mengemban tugas sebagai khalifah pada usia 70 tahun, ia berhasil
    memperluas Islam serta membangun infrastruktur di 12 tahun masa
    kepemimpinannya. Sayangnya, seorang penyusup dari Bani Sadus melukai
    Utsman bin Affan hingga tewas. 
  4. Ali bin Abi Thalib
    Pengangkatan
    Ali bin Abi Thalib untuk menggantikan pemerintahan yang dipimpin oleh
    Utsman bin Affan mendapatkan perlawanan dan pertentangan. Peperangan di
    masa kekuasaan Ali menjadi tanda berakhirnya kepemimpinan serta sebutan
    khulafaur rasyidin pada sejarah perkembangan Islam.
  5. Talhah bin Ubaidillah
    Talhah
    sangat meyakini janji Allah dan Rasullah, ia rela berkoban melindungi
    Nabi Muhammad dari serangan panah menggunakan tangannya hinga luka pada
    suatu perang. Dalam perang Uhud, Talhah menjadi orang terbaik menurut
    Rasul di antara sahabat lainnya.
  6. Zubair bin Awwam
    Ia
    merupakan 7 orang pertama yang sangat meyakini ajaran Islam, bahkan
    sampai ikut berhijrah ke Habasyi atau Ethiopia lalu kembali ke Madinah.
    Perjuangan Zubair pertama kali masuk Islam tidak mudah, ia sempat
    disiksa oleh pamannya yaitu Naufal Khuwailid.
  7. Abdurrahman bin Auf
    Abdurrahman
    bin Auf menjadi bagian orang yang meyakini adanya agama Islam setelah
    Abu bakar, dan bergabung dalam kelompok pengikut Nabi Muhammad. Sifat
    tawadhu yang dimiliki Abdurrahman dipercaya untuk masuk ke dalam bagian
    sahabat nabi untuk masuk surga. Tawadhu adalah sifat rendah hati.
  8. Sa’ad bin Abi Waqqas
    Merupakan
    paman Nabi Muhammad dari keturunan sang Ibu—dikenal sebagai pemuda
    cerdas serta kaya raya. Sempat mendapatkan ancaman akan dibunuh jika
    tidak kembali ke agama sebelumnya, Sa’ad tetap meyakini untuk memeluk
    agama Islam.
  9. Sa’id bin Zai
    Berasal dari
    golongan Muhajirin yang sebelumnya menyembah berhala. Ia mulai menjadi
    seorang muslim setelah agama Islam untuk pertama kalinya masuk ke
    Mekkah.
  10. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah
    Abu
    Ubaidah sempat menjadi calon khalifah untuk menggantikan Nabi Muhammad
    beserta Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Namun, Abu Bakar yang terpilih
    sebagai penerus Nabi Muhammad, Abu Ubaidah dapat titah sebagai penglima
    perang kaum Muslim untuk melawan Kekaisaran Romawi.

Demikian kisah sahabat nabi Muhammad yang bisa menjadi teladan.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan