Tips Kendalikan Mobil Terobos Jalanan Banjir
![]() |
| Sejumlah mobil Mitsubisi sedang terobos banjir [Dok PT MMKSI] |
Suara Kalbar – Beberapa wilayah di Jakarta, Banten, Depok, dan Bekasi direndam banjir
sejak Sabtu pagi (20/2/2021). Dalam peristiwa ini sejumlah mobil juga
jadi korban, baik yang sedang parkir maupun sedang berupaya menerobos
banjir. Ji
Sayangnya kendaraan yang rusak akibat
menerobos banjir, tidak akan dapat diterima klaim asuransinya seperti
yang sudah tertuang pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan
Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Untuk mengatasi ini semua, para pengendara
diharuskan berhati-hati jika memang harus menerobos banjir agar
kendaraan tidak sampai rusak.
Berikut tips aman mobil terobos jalur banjir seperti dijelaskan oleh Asuransi Astra:
1. Hindari
Apabila melihat
genangan, sebaiknya kendaraan mencari alternatif jalan lain. Apabila
harus melewati jalan dengan ketinggian genangan di atas roda kendaraan,
sebaiknya tunggu genangan surut.
Jangan memaksa mobil untuk melewati banjir,
karena sangat berisiko bila ada jalanan rusak, jalanan lebih rendah,
atau ada selokan tidak terlihat yang dapat mengakibatkan mobil
terperosok semakin dalam.
2. Kurangi kecepatan, jaga jarak
Berkendara
dalam keadaan hujan tentu kita akan melewati jalanan yang licin dan
terdapat genangan air. Keadaan ini tentu mengakibatkan mobil mudah
tergelincir dan dapat mengakibatkan kecelakaan.
Sebaiknya berkendara dengan kecepatan rendah dan
selalu menjaga jarak dengan kendaraan di depan atau belakang. Apalagi
ketika hujan lebat dengan jarak pandang pendek. Hindari melewati jalanan
yang memiliki banyak pohon serta baliho untuk meminimalisir risiko
mobil tertimpa kedua benda tersebut.
3. Hindari kondisi water hammer
Kondisi
ini biasa disebut hydrolocking atau keadaan mesin mobil mati mendadak
karena adanya air masuk ke dalam ruang bakar melewati air intake. Hal
ini menyebabkan tekanan besar di dalam mesin sehingga komponen di dalam
mesin rusak akibat connecting rod bengkok dan mobil akan mogok seketika.
Mobil yang mengalami kondisi ini harus mengganti bagian yang rusak
dengan biaya yang cukup mahal.
Sumber : Suara.com






