Satreskrim Polres Mempawah Tahan Dua Pelaku Pembakaran Lahan

Editor : Dian Sastra

Kedua pelaku pembakaran lahan berinisial Tam dan Suw telah ditahan di Mapolres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Mempawah (Suara Kalbar) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mempawah, Polda Kalimantan Barat, telah mengamankan dan melakukan penahanan terhadap dua pelaku pembakaran lahan di Kabupaten Mempawah.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasat Reskrim, AKP M. Resky Rizal, ketika dikonfirmasi, menjelaskan, kedua pelaku tindak pidana karhutla ini berinisial Tam, 53 tahun, warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Sedangkan pelaku kedua, berinisial Suw, 50 tahun, warga Dusun Tekam, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.

“Keduanya kita amankan karena berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti permulaan yang cukup, diduga telah melakukan pembakaran lahan sehingga meresahkan dan merugikan banyak orang,” kata Rizal, sapaan akrabnya, Minggu (28/2/2021) siang.

Proses hukumnya, tambah Rizal, telah dinaikkan ke penyidikan tahap dua. Karena itu, keduanya kini telah ditahan di Mapolres Mempawah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku berinisial Tam, ditangkap Tim Reskrim Polres Mempawah, karena membakar lahan di RT. 10/RW. 20, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, pada 12 Februari 2021.

Tam membersihkan lahan untuk ditanami semangka. Usai membakar ranting, dahan, beserta tumpukan ranting gambut hingga menjadi abu, ia pulang pulang ke rumah.

Adanya pembakaran lahan yang dilakukan Tam, terdeteksi dari hotspot di Aplikasi Lancang Kuning yang dipergunakan Polri. Petugas kepolisian pun berupaya melakukan pemadaman dan penyelidikan.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, terungkap bahwa pelaku pembakaran berinisial Tam. Ia lantas kita amankan di kediamannya pada 17 Februari 2021,” ungkap Rizal lagi.

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP M. Resky Rizal (kiri berkacamata), saat mengamankan barang bukti tindak pidana karhutla di Mempawah. Kedua pelaku pembakar lahan di tempat berbeda kini telah ditahan di Mapolres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Sedangkan pelaku kedua, berinisial Suw. Ia dinilai dengan sengaja membakar lahan gambut, dan kemudian lalai dalam menjaga api di Dusun Tekam, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, pada 25 Februari.

Saat yakin api telah padam seluruhnya, ia pulang ke rumah. Namun nahas, beberapa waktu kemudian, ia mendapat laporan warga bahwa lahannya kembali terbakar dan api terus membesar.

“Meski pelaku berinisial Suw telah berusaha melakukan pemadaman, api tetap tak bisa dikendalikan dan terus membesar. Hari itu juga Suw kita amankan berikut barang bukti ke Mapolres Mempawah,” tegas Rizal.

 

Penulis : Distra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini