Orangtua Istri Terduga Teroris Sebut Suami Anaknya Jarang ke Sekadau

Suarakalbar 02

Suasana Rumah kediaman mertua terduga teroris  di Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir.SUARAKALBAR.CO.ID/Tambong

Sekadau
(Suara Kalbar) - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menjemput istri terduga teroris di Sekadau.

Penjemputan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di rumah kediaman orangtuanya di Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir.

Ketua RT 06 Desa Sungai Ringin, Abang Akbar Din membenarkan bahwa telah terjadi penjemputan terhadap istri terduga teroris berinisial.

"Iya benar, mungkin istrinya hanya dimintai keterangan karena kondisi istrinya di Sekadau sedangkan terduga itu di daerah Kubu Raya," ujarnya, Rabu (17/2/2021).

Abang Akbar Din mengaku ikut bersama Kepala Dusun dan Polisi saat mengamankan istri terduga teroris. Ia menyebut sang istri sudah dua tahun menikah dengan terduga teroris dan memiliki satu orang anak.

Diketahui terduga teroris sudah lebih dahulu ditangkap di Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya.

Orangtua istri terduga teroris, MR merasa terkejut anaknya didatangi polisi. "Kami juga terkejut orang datang ramai-ramai ke Rumah, ada polisi juga," tuturnya.

Ia menyebut suami anaknya memang jarang pulang ke Sekadau, bahkan sudah 4 bulan terakhir tidak ke Sekadau. Terkait detail aktivitas suami anaknya ia juga kurang mengetahui.

"Saat penangkapan rumah ini penuh, kebanyakan ya polisi. Bahkan jendela saja tidak boleh dibuka, harus ditutup," pungkasnya.

Usai penjemputan dirumah, Istri terduga langsung dibawa ke Polres Sekadau dan sudah dibawa ke Polda Kalbar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go, mengungkapkan saat ini terduga sedang dilakukan pemeriksaan pemeriksaan lebih lanjut di Mako Brimob Polda Kalbar.

Informasi yang dihimpun, ketiga terduga merupakan kelompok dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Saat ini para terduga teroris sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mako Brimob Polda Kalbar. Dari informasi Densus ketiga pelaku ini merupakan kelompok dari jaringan JAD,"katanya , Rabu (17/2/2021) malam.Donny juga menjelaskan, penangkapan terduga teroris di Kalimantan Barat berada di 3 wilayah. Yakni Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Kubu Raya.

Total sebanyak 3 orang berhasil diamankan tim Densus 88 Anti Teror yang bekerjasama dengan Polda Kalbar.

Penangkapan dipimpin langsung Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Dalam penangkapan kali ini Polda Kalbar mengerahkan Brimob, jajaran Reserse hingga Polairud.

“Karena berada di tiga wilayah, salah satunya lokasi penangkapan berada di perairan. Ada 1 terduga teroris tersebut dibawa dengan kapal dari Polairud,"terangnya.

Untuk penggeledahan, tim Densus 88 bersama tim Polda Kalbar menggeledah 4 rumah dimana salah satu rumah terduga teroris juga ada berada di Kabupaten Sekadau.

Adapun yang dimankan petugas yaktu RE 28 tahun di kota Pontianak, M 20 tahun di Kota Singkawang dan MR 27 tahun di Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di kecamatan Batu Ampar.


Penulis : Tambong Sudiyono

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini