Kronologis Terbaliknya KMP Bili, Puluhan Kendaraan Tenggelam

Editor : Suhendra Yusri
Terbaliknya kapal ferry penyeberangan KMP Bili di Pelabuhan Perigi Piai Kecamatan Tekarang pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 13.50 WIB. dok.foto.istimewa

Sambas (Suara Kalbar)- Sebanyak 34 unit kendaraan roda dua, 11 unit truk dan satu unit minibus  serta satu unit mobil enkel ikut tenggelam dalam peristiwa terbaliknya kapal ferry penyeberangan KMP Bili di Pelabuhan Perigi Piai Kecamatan Tekarang pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 13.50 WIB.

Namun dari peristiwa kecelakaan air ini tidak menimbulkan korban jiwa hanya penumpang mengalami luka-luka hingga harus diberi pertolongan di Puskesmas Tekarang.

“Telah terjadi laka air tunggal KMP Bili, yang menyebabkan kapal dalam posisi miring, sebelum peristiwa terjadi kapal menyeberang dari Pelabuhan Kuala Tebas menuju Perigi Piai Kecamatan Tekarang, pada saat sandar tali ikatan terputus dan menyebabkan laka kapal yang menyebabkan posisi dalam keadaan miring,” ujar Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry AP.

Dia menjelaskan jumlah satu unit mobil truk  sebanyak 11 unit bermuatan Pasir dan batu giling, mobil engkel satu unit, mobil Innova satu unit, sepeda motor sebanyak 40 unit, enam unit  sepeda motor dapat diselamatkan, namun 34 unit masih berada di dalam KMP Bili.

Sedangkan mobil truk sebanyak unit dengan 12 orang penumpang,  satu unit mobil engkel dengan dua orang penumpang, satu unit mobil Innova dengan enam orang penumpang,  dan jumlah total penumpang yang menggunakan kendaraan  40 unit sepeda motor sebanyak 80 orang penumpang dan untuk total Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 15 orang.

Orang nomor satu di Polres Sambas ini mengatakan tindakan yang dilakukan diantaranya mendatangi dan olah TKP dipimpin Kapolres Sambas, membantu evakuasi terhadap korban, membantu menyelamatkan kendaraan, mencatat jumlah muatan kapal dan membangun posko pendataan terhadap kerugian materiil milik korban di Polsek Tekarang yang berjarak sekitar dua kilometer atau sekitar sepuluh menit.

Kapolres Sambas menegaskan tidak korban jiwa dalam peristiwa ini, terdapat korban luka ringan. “Sampai saat ini masih di lakukan penyelidikan penyebab laka kapal dan selama kegiatan aman dan terkendali,”tegasnya.

Penulis : Tim Liputan



Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini