Bersama Bea Cukai dan Pemdes, Karantina Pertanian Entikong Lakukan Sosialisasi Ekspor

Editor : Suhendra Yusri
Karantina Pertanian Kelas I Entikong melakukan sosialisasi ekpor peroduk pertanian di Desa Sinar Tebudak, Selasa (23/2/2021) dok.foto.istimewa

Bengkayang (Suarakalbar)- Karantina Pertanian Entikong  menjadi pemateri pada kegiatan sosialisasi ekspor komoditas pertanian yang diselenggarakan Bea dan Cukai Jagoi Babang dan Pemerintah Desa Sinar Tebudak. 

"Sosialisasi mengenai ekspor tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya, yaitu koordinasi dan silaturahmi yang sudah dilakukan pihak Karantina Pertanian Entikong bersama dengan pihak Bea dan Cukai Jagoi Babang dalam upaya mendorong ekspor melalui PLBN Jagoi Babang,"ujar Kepala Stasiun Karantina Pertanian kelas I Entikong,Yongki Wahyu Setiawan, Selasa (23/2/2021).

Disampaikan Yongki, Karantina Pertanian Entikong berkomitmen dalam mendukung program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) dan melihat potensi-pontensi yang ada, sistem jemput bola dilakukan sebagai strategi yang dilakukan oleh Karantina Pertanian Entikong. 

“Tentunya dengan bergandengan bersama pihak Bea dan Cukai Jagoi Babang dan pemerintah desa setempat,” ujarnya.

Dalam sosialisasi kali ini dipaparkan terkait prosedur kepabeanan di bidang ekspor oleh Bea dan Cukai Jagoi Babang, beserta prosedur pengeluaran media pembawa HPHK/OPTK oleh Karantina Pertanian Entikong.

Sosialisai ini diikuti kurang lebih tiga puluh peserta calon pelaku usaha ekspor komoditas pertanian dengan respon yang antusias dari para peserta. 

Hadir langsung dalam acara tersebut yaitu Kepala Desa Sinar Tebudak, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Informasi Bea dan Cukai Jagoi Babang dan Kepala Urusan Teknis Karantina Pertanian Entikong. 

Materi-materi yang disampaikan oleh para pemateri dari Karantina Pertanian Entikong dan Bea dan Cukai Jagoi Babang cukup lengkap dan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dengan harapan para calon pelaku usaha ekspor dapat memahami dengan mudah prosedur dan persyaratan ekspor komoditas pertanian. 

Yongki Wahyu Setiawan menjelaskan bahwa pihaknya akan semaksimal mungkin dalam mendorong ekspor komoditas pertanian di wilayah perbatasan yang mencangkup semua wilayah kerja Karantina Pertanian Entikong. 

"Entikong, Aruk, Badau, dan Jagoi, kesemuanya kami dampingi dan kami support dalam hal ekspor komoditas pertanian. Kami baca peluang-peluang yang ada, kami manfaatkan, sebagai salah satu tindakan dalam mendorong ekspor. Tentunya dengan bersinergi bersama instansi terkait, baik pusat dan daerah. Sebagai implementasinya yaitu persiapan ekspor komoditas pertanian di Jagoi Babang tersebut,” kata Yongki.

Penulis : Agus Alfian


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini