Sebastianus Darwis: Atasi Banjir dengan Normalisasi Sungai

Sebastianus Darwis pantau  Normalisasi Sungai.SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Bengkayang (Suara Kalbar) – Beberapa waktu lalu,Sungai Sekayok Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang tepatnya di Komplek Perumahan Rangkang Permai dan Komplek Perumahan Drs Jacobus Luna  diterjang banjir.

Untuk mengatasi masalah banjir di sekitar Sungai Sekayok, Bupati Kabupaten Bengkayang terpilih Sebastianus Darwis, menenangkan alat berat Exavator Hitachi Zaxsis 210 PC .

“Hari ini, saya melakukan pelebaran sungai sekayok di Sekitar Komplek Perumahan Sekayok dan komplek perumahan kami untuk atasi banjir,” ucap Darwis ditemui di kediamannya Sabtu (16/1/2021).

Hal ini kita lakukan, karena sungai mulai dangkal dan sempit, sehingga harus dilebarkan kembali menggunakan alat berat Exavator. Ini satu satunya langkah nyata yang kita lakukan. Agar kedepan banjir bisa diatasi,” sambungnya.

Sebagai Pemimpin lanjut Darwis, wajib peduli dengan keadaan sekitar dan untuk mengatasi masalah banjir, kedepan  akan lakukan pemetaan beberapa Desa dan Kecamatan serta wilayah rawan banjir.

“Sungai Sekayok dan Komplek ini, yang di normalisasi sekitar 100-200 meter,”ucap Putra Sulung Jacobus Luna Bupati Bengkayang Pertama ini.

Ditengah situasi banjir ini, ia meminta warga minta selalu waspada terutama yang berada di sekitar Bantaran Sungai Sebalo. Sungai Ledo. Sungai Kumba. Seluas, Samalantan, Sungai Betung, Jagoi Babang. Teriak, Lumar dan daerah rawan lainnya.

Sementara warga yang rumahnya berada didaerah rawan longsor di sekitar jalan utama Kecamatan Lumar menuju Kecamatan Ledo seperti di daerah antara Sempayuk- Ledo agar berhati-hati karena tanah labil dan sering longsor.

“Begitu juga jalan rawan antara Kecamatan Sungai Betung- Kecamatan Samalantan utamanya di Bukti Vandering juga agar selalu berhati-hati,” jelasnya.

Di Kabupaten Bengkayang memang banjir adalah musiman yang kerap terjadi di musim penghujan, oleh karena itu Ia meminta agar warga yang daerahnya rawan banjir agar bisa memikirkan untuk mencari lokasi yang lebih aman dari banjir sehingga resiko bisa diminimalisir.
Penulis : Kurnadi