Sahabat Dekat Syekh Ali Jaber di Sungai Pinyuh Berduka, Rino Trisno Segera ke Jakarta

Editor : Dian Sastra

Rino Trisno (kiri) dan Syekh Ali Jaber ketika berada di pesawat menuju Pontianak untuk berdakwah, beberapa tahun lalu. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Mempawah (Suara Kalbar)-Rino Trisno, pengusaha jasa perjalanan di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, merupakan salahsatu teman dekat Syekh Ali Jaber.

Wajar, ketika mendapat kabar meninggalnya Imam Masjid Nabawi itu, Rino—sapaan akrabnya, sempat tak percaya.

“Saya mendapat banyak telepon dari para jamaah yang mengabarkan beliau (Syekh Ali Jaber) meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Saya langsung mengecek kebenarannya dengan menelepon adik beliau, Syekh Husein Jaber,” kata Rino yang dihubungi suarakalbar.co.id, via saluran telepon, Kamis (14/1/2021) pukul 11.30 WIB.

Menurut Rino, jawaban dari Syekh Husein Jaber, begitu menyesakkan dadanya. Ternyata, Syekh Ali Jaber memang benar telah wafat.

“Namun karena jawaban dari Syekh Husein Jaber belum memuaskan saya, kembali saya menelepon ke yayasan beliau. Baru dari pejelasan yayasan, saya mendapat informasi selengkap-lengkapnya mengenai wafatnya Syekh Ali Jaber,” kata Rino lagi.

Saat itu juga, Rino mengaku langsung berkemas-kemas di rumahnya, di Kelurahan Sungai Pinyuh. Ia segera berangkat menuju ke Bandara Supadio Pontianak.

“Saat ini, saya baru saja selesai mengikuti test swab antigen untuk keberangkatan ke Jakarta. Saya sudah di bandara, dan sedang menunggu hasil swab tersebut. Jika surat negatif Covid-19 telah saya kantongi, saya terbang hari ini juga,” ujarnya.

Di Jakarta, Rino mengaku akan langsung menuju ke Rawamangun, yang menjadi tempat tinggal Syekh Ali Jaber.

“Nanti jika saya sudah berada di rumah duka di Rawamangun Jakarta, saya akan menghubungi lagi,” pungkas Rino.

 

Penulis : Distra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini