SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kayong Utara Kelangkaan BBM di Pulau Maya Disebabkan Kerusakan Kendaraan Angkut

Kelangkaan BBM di Pulau Maya Disebabkan Kerusakan Kendaraan Angkut

Suasana kapal pengangkut BBM tiba di Pulau Maya Tanjung Satai, Kayong Utara, Sabtu (23/1/2021).

Kayong Utara (Suara Kalbar) – Nelayan di Desa Pulau Maya Tanjung Satai, Kayong Utara sempat mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak lantaran kendaraan pengangkut BBM Pertamina mengalami kerusakan, namun kini nelayan dapat bernafas lega karena ketersediaan BBM di SPBU sudah normal kembali.

Masyarakat nelayan juga merasa terbantu sejak keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Pulau Maya Tanjung Satai Kayong Utara Kalbar yang belum lama diresmikan oleh Bupati Kayong Utara Citra Duani pada 17 juni 2020 lalu, kini kekeluhan nelayan masyarakat Pulau Maya kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsisi jenis solar.

“Kita selaku nelayan di pulau maya ini bersyukur dengan adanya SPBU 3T di daerah Tanjung Satai ini, kadang BBM buka pada waktu minyak dari Pertamina datang,” ujar Murad selaku wakil ketua Rukun Nelayan kepada suarakalbar.co.id. 

Murad berharap pihak pengelola SPBU kedepannya agar pelayanananya lebih baik lagi terhadap nelayan masyarakat Pulau Maya dan kebutuhan akan bahan bakar minyak bisa terpenuhi.

Terkait dengan kelangkaan bahan bakar minyak beberapa waktu lalu, Ridwan selaku pengelola SPBU 3 T menjelaskan lantaran ada kerusakan.

“Untuk kelangkaan BBM di SPBU 3T di Pulau Maya Tanjung Satai beberapa hari yang dikeluhkan masyarakat nelayan disebabkan kendaraan penggakut BBM dari Pertamina mengalami kerusakan,” katanya. 

Ridwan juga menjelaskan bahwa pada saat situasi cuaca seperti sekarang ini mengkhawatirkan ditambah lagi ada imbaun dari BMKG. 

“Namun untuk sekarang ini kendaraan Pertamina pengakut BBM sudah sampai ketempat tujuan, dan BBM sudah kita disalurkan para nelayan, “jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara Dapil II Bung Tomo ketika dihubungi membenarkan perihal tersebut. 

Dia meminta kepada pihak pengelola SPBU 3T Di Kecamatan Pulau Maya agar mendistribusikan harga BBM ke nelayan dengan harga yang sudah ditentukan. 

“Saya minta pihak SPBU 3T di Kecamatan Pulau Maya agar menjual BBM Subsidi ke nelayan dengan harga yang sudah di tentukan pemerintah,” katanya.

Penulis : Wiwin

Komentar
Bagikan:

Iklan