Jagoi Babang Dapat Dana Pembangunan IKM Rp 3,1 Miliar

Editor : Suhendra Yusri
Penjabat Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman memimpin rapat pemaparan rencana revitalisasi sentra kerajinan anyaman di Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (13/1/2021).

Bengkayang (Suara Kalbar) - Pemerintah Pusat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkayang akan mengucurkan dana senilai Rp 3,1 miliar bagi pembangunan gedung dan pembangunan pagar, pengadaan mesin serta saran lainnya pada 2021, lantaran Kecamatan Jagoi Babang sebagai beranda Kabupaten Bengkayang sekaligus Indonesia diperbatasan Malaysia.

Hal disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perindag Bengkayang, H.M Ali saat menyampaikan pemaparan rencana revitalisasi sentra kerajinan anyaman dihadapan Pj. Bupati dan beberapa OPD terkait, Rabu (13/1/2021).

"Setelah dibangun, aset tersebut akan dikelola langsung oleh Pemerintah Desa melalui BUMDes," ujar HM Ali.

Adapun lokasi pembangunan ini berada di Dusun Jagoi Kindau, Desa Sekida dan akan memanfaatkan lahan milik Pemda yang tersedia.

Terkait rencana ini, Pj. Bupati, Yohanes Budiman memberikan beberapa masukan. Diantaranya, gedung yang akan dibangun harus benar-benar dapat menjadi ikon daerah, artinya tidak asal dibuat sehingga tidak memberikan nilai apapun."Tonjolkan ciri khas masyarakat lokal," tegasnya.

Disamping itu, Pj. Bupati Bengkayang  mengingatkan agar pembangunan ini tidak berhenti sampai disitu, namun harus memiliki orientasi jangka panjang sehingga mampu memberikan manfaat bagi pelaku IKM. 

Terakhir, sebelum pembangunan dimulai, Pj. Bupati Bengkayang meminta Dinas Perindag untuk berkoordinasi kembali dengan beberapa OPD terkait pemanfaatan lahan pemda maupun desain pembangunan.

Selain Pj. Bupati dan pihak Perindag, turut hadir dalam kegiatan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Daerah (BNPPD), Perwakilan Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Bappeda, Camat Jagoi Babang serta Kades Sekida.

Penulis : Humas Pemkab Bengkayang  / Kurnadi


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini