Imunisasi Covid-19: Tidak Sembarangan, Ini Bagian Tubuh yang akan Disuntik!

Editor : Dian Sastra

Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB Mempawah, Jamiril, saat mengarahkan petugas yang membawa boks vaksin Sinovac menuju ruang penyimpanan di Kantor Dinkes PPKB, Rabu (13/1/2021) siang. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Mempawah (Suara Kalbar) – Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah menyatakan sudah siap melaksanakan vaksinasi Covid-19 dengan menunjuk 14 Puskesmas sebagai ujung tombak imunisasi di masyarakat.

Proses imunisasi Sinovac akan diawali dengan peruntukkan 893 tenaga kesehatan di Kabupaten Mempawah.

Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Mempawah, Jamiril, mengungkapkan, pihaknya telah menerima petunjuk tenis (Juknis) Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI.

Berdasarkan Juknis itu, tambahnya, vaksin Covid-19 tidak disuntikkan secara sembarangan di tubuh. Tempat penyuntikkannya sudah ditentukan.

"Vaksin Covid-19 diberikan melalui suntikan intramuskular di bagian lengan kiri atau lengan atas dengan menggunakan alat suntik sekali pakai atau biasa disebut auto disable syringes (ADS). Jadi tidak sembarangan,” katanya.

Dalam praktik imunisasi nanti, tenaga kesehatan (vaksinator) yang melakukan imunisasi Covid-19, diminta untuk memberitahu peserta vaksin agar tak langsung pulang setelah disuntik.

“Mereka diminta untuk tinggal di tempat pelayanan vaksinasi selama 30 menit dalam rangka observasi. Tujuannya untuk memantau kemungkinan adanya kejadian medis yang tidak diinginkan paska-vaksinasi," jelas Jamiril lagi.

Dalam juknis itu, memang disebutkan, secara umum, vaksin tidak menimbulkan reaksi berlebihan. Reaksi yang terjadi tubuh menandakan vaksin berfungsi sebagaimana mestinya.

“Reaksi yang mungkin terjadi setelah vaksinasi Covid-19 ini hampir sama dengan vaksin yang lain saat proses imunisasi umumnya kita lakukan. Misalnya demam ringan dan lain sebagainya,” pungkasnya.

 

Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini